Dayah Darul Ihsan Wisuda 124 Lulusan, Selain Lulus UAD, Syaratnya Hafal 3 Juz Alquran

Kegiatan Haflah Takharuj atau Wisuda angkatan ke-13 ini berlangsung di halaman komplek Dayah, Gampong Siem, Darussalam, Aceh Besar.

Dayah Darul Ihsan Wisuda 124 Lulusan, Selain Lulus UAD, Syaratnya Hafal 3 Juz Alquran
IST
Santriwati Dayah Darul Ihsan Abu Hasan Krueng Kalee, foto bersama usai wisuda, Minggu (15/4). 

SERAMBINEWS.COM, ACEH BESAR - Dayah Darul Ihsan Abu Hasan Krueng Kalee, Darussalam, Aceh Besar, mewisuda 124 lulusan, Minggu (15/4).

Kegiatan Haflah Takharuj atau Wisuda angkatan ke-13 ini berlangsung di halaman komplek Dayah, Gampong Siem, Kecamatan Darussalam, Aceh Besar.  

Pimpinan Dayah Darul Ihsan Abu Hasan Krueng Kalee, Tgk Muhammad Faisal, M.Ag dalam sambutannya menjelaskan, tahun ini ada puluhan santri yang tidak lulus, disebabkan beberapa hal yang bersifat akademis dan juga catatan pelanggaran di pengasuhan.

(Baca: Curhat Siswa Zaman Sekarang soal Sulitnya UN Matematika, Mendikbud Minta Maaf)

(Baca: Jejak Aceh di Segel Dagang Kota Salem, Amerika Serikat)

“Saya selaku Mudirul Makhad beserta majlis guru, dengan berat hati mengambil keputusan itu. Tapi ini mesti dilaksanakan, demi untuk kebaikan generasi ke depan,” ungkap Tgk Muhammad Faisal, seperti dikutip siaran pers Humas Dayah Darul Ihsan Abu Hasan Krueng Kalee, Mustafa Husen Woyla.

Adapun persyaratan wisuda adalah mampu menghafal Alquran 3 juz  tidak termasuk juz Amma, lulus Ujian Akhir Dayah (UAD), menulis paper ilmiah, dan tidak melakukan pelanggaran berat selama di dayah.

Tgk Faisal berpesan kepada santri yang diwisuda bahwa ini adalah awal dari pondasi perjuangan mereka di luar dayah.

"Begitu juga bagi anak kami yang tidak ikut duduk di deretan bangku wisuda, bukan berarti hidup kalian gagal, namun inilah konsekwensi hidup, jika kita banyak mewaqafkan waktu untuk ilmu, maka sebanyak itu pula kita bisa meraih ilmu," ujar cucu Abu Krueng Kalee ini.

(Baca: Berbahaya, Jangan Pernah Panaskan 8 Benda Dalam Microwave)

(Baca: Akhir Keceriaan di Kuala Langsa)

Tgk H Musannif Sanusi, selaku ketua Yayasan Abu Hasan Krueng Kalee berharap, semua lulusan dayah Darul Ihsan ke depan menjadi agen ilmu dan agen perubahan untuk menata kehidupan generasi muda yang kian hari semakin memprihatinkan.

"Di luar sana, pergaulan bebas, Narkoba dan penyimpangan hasrat seksual sangat memperihatinkan. Semoga mereka yang telah menempuh pendidikan di dayah mampu menjaga diri dari arus yang membahayakan itu," ujarnya.

"Alhamdulillah, sejak 2006 sampai 2018 kita sudah mewisudakan lebih dari seribu santriwan-santriwati, yang sekarang sudah lulus di berbagai perguruan tinggi, baik di dalam maupun luar negeri," papar Tgk Musannnif.

Adapun peraih terbaik dengan prediket mumtaz diraih oleh Filzah Jannati santriawati asal Aceh Besar, disusul oleh Alvia Hasli Ramadhan santriwati asal Nagan Raya, dan Khalida Akmalia Nurhen asal Aceh Besar.(*)

Penulis: Zainal Arifin M Nur
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved