SerambiIndonesia/

KIP Pijay Tetapkan Jumlah Daftar Pemilih Tetap, Paling Banyak Bandarbaru Paling Sedikit Panteraja

Kecamatan Bandarbaru terbanyak pemilihnya mencapai 25.790 orang. Sementara terminim yaitu Kecamatan Panteraja sebanyak 5.960 pemilih.

KIP Pijay Tetapkan Jumlah Daftar Pemilih Tetap, Paling Banyak Bandarbaru Paling Sedikit Panteraja
SERAMBINEWS.COM/ABDULLAH GANI
KIP Pijay menggelar rapat pleno terbuka penetapan daftar pemilih tetap (DPT) di kabupaten tersebut, Senin (16/4/2018). 

Laporan Abdullah Gani | Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Pemilih tetap Pidie Jaya untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2018 berjumlah 107.070 orang. Rinciannya, 51.658 laki-laki dan 55.412 perempuan, dan tersebar di 222 gampong.

Dari delapan kecamatan di kabupaten tersebut, tercatat Kecamatan Bandarbaru yang terbanyak pemilihnya mencapai 25.790 orang.

Sementara terminim yaitu Kecamatan Panteraja sebanyak 5.960 pemilih.

Angka tersebut ditetapkan dalam rapat pleno terbuka yang berlangsung di Aula Kantor Komisi Independen pemilihan (KIP) setempat, Senin (16/4/2018).

(Baca: Minta Uang ke Dinas Untuk Keperluan Pilkada Istrinya, Ini 5 Fakta Bupati Kader PDIP Ditangkap KPK)

(Baca: Korupsi untuk Modal Pilkada, Apa Jadinya?)

(Baca: Wacana Pemerintah dan DPR Kembalikan Pilkada Lewat DPRD, Setujukah Anda?)

Rapat pleno dihadiri tim kampanye pasangan calon, panitia pengawas pemilihan (Panwaslih) serta para panitia permilihan kecamatan (PPK).

Ketua KIP Pidie Jaya, Musman SH, sebelum menutup sidang tersebut mengatakan, jika ada warga atau penduduk yang sudah wajib memilih, tapi namanya tidak tercantum pada daftar, maka yang bersangkutan tetap diberikan hak pilih dengan menggunakan kartu tanda penduduk (KTP).

Usai penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT), dilanjutkan dengan uji petik terhadap sejumlah peserta.

Antara lain, anggota PPK, tim kampanye paslon serta salah seorang pegawai Dinas kependudukan dan Catatan Sipil  (Disdukcapil) setempat. Rapat pleno berjalan tertib dan lancar.(*)

Penulis: Abdullah Gani
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help