Seluruh Mukim di Abdya Tolak Perpanjangan PT Cemerlang Abadi, Ini Alasannya

"Kami mendukung gerakan rakyat Pemerintah Abdya dan Pemerintah Aceh, untuk tidak memperpanjang izin HGU PT Cemerlang Abadi,

Seluruh Mukim di Abdya Tolak Perpanjangan PT Cemerlang Abadi, Ini Alasannya
ist
Forum mukim kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menolak perpanjangan izin hak guna usaha (HGU) PT Cemerlang Abadi (PT CA) yang telah berakhir pada 31 Desember 2017. 

Laporan Rahmat Saputra | Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Forum mukim kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menolak perpanjangan izin hak guna usaha (HGU) PT Cemerlang Abadi (PT CA) yang telah berakhir pada 31 Desember 2017.

Hal tersebut disampaikan oleh ketua Forum Mukim Abdya, Sanusi SPd didampingi para mukim seluruh Abdya, Rabu (25/4/2018) dalam konferensi pers, seusai mengikuti pelatihan penguatan lembaga adat di gedung PKK Abdya.

Baca: Tolak Perpanjangan Izin HGU PT CA, Bupati dan Pimpinan DPRK Abdya Menghadap Menteri Agraria

"Kami mendukung gerakan rakyat Pemerintah Abdya dan Pemerintah Aceh, untuk tidak memperpanjang izin HGU PT Cemerlang Abadi, dan mengembalikan tanah tersebut untuk rakyat," ujar Ketua Forum Mukim Abdya, Sanusi SPd.

Baca: Wakil Ketua DPR-RI dan Komisi II Dukung Penolakan Perpanjangan HGU PT CA

Selain itu, kata Sanusi, pihaknya meminta Menteri Agraria dan Tata Ruang/kepala Badan Pertanahan Nasional, Sofyan Djalil untuk menjadikan bekas area HGU PT Cemerlang Abadi, dijadikan tanah objek reformasi agraria (TORA) yang menjadi agenda nasional.

"Sudah selayaknya PT CA tidak diperpanjang. Karena, perusahaan itu telah menelantarkan lahan yang diberikan izin oleh negara, selama 30 tahun," kata Sanusi.

Baca: Forkab Minta Area PT CA di Abdya Dibagikan Untuk Rakyat dan Kombatan GAM

Untuk itu, ia meminta agar lahan seluas 4871 hektar yang diajukan perpanjangan oleh PT CA tidaj diperpanjang, dan dikembalikan untuk rakyat.

"Sehingga, lahan tersebut dapat dijadikan sawah untuk masyarakat miskin di Abdya, sesuai diwacanakan oleh Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf dan Bupati Abdya, Akmal Ibrahim," sebutnya. (*)

Penulis: Rahmat Saputra
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help