Bupati Galus Resmikan Kantor Payment Point Bank Aceh Syariah, Ada Balon Berhadiah Rp 2 Juta

Peresmian kantor payment point tersebut juga diawali dengan pemberian santuan kepada sejumlah anak yatim

Bupati Galus Resmikan Kantor Payment Point Bank Aceh Syariah, Ada Balon Berhadiah Rp 2 Juta
SERAMBINEWS.COM/RASIDAN
Bupati Galus resmikan kantor payment point PT Bank Aceh Syariah Blangkejeren yang di pusatkan di kantor DPKD Galus yang ditandai dengan pelepasan balon berhadiah, Senin (14/5/2018). 

Laporan Rasidan | Gayo Lues

SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN - Bupati Gayo Lues (Galus), Muhammad Amru meresmikan kantor payment point PT Bank Aceh Syariah cabang Blangkejeren di kantor dinas penggelolaan keuangan daerah (DPKD), Senin (14/5/2018).

Peresmian kantor payment point tersebut juga diawali dengan pemberian santuan kepada sejumlah anak yatim, dan ditandai dengan pelepasan balon berhadiah senilai Rp 2 juta rupiah bagi yang menemukan balon tersebut.

Bupati Muhammad Amru mengatakan, peresmian kantor itu sebagai bentuk lounching untuk transaksi gerakan nasional non tunai.

(Baca: Tinjau Realisasi Investasi di Aceh Timur, Pemerintah Aceh Minta Perbankan Beri Dukungan Dana)

(Baca: Punya 26 Rekening Bank, Total Transaksi Uang First Travel Rp 6,3 Triliun, 11 Kali Transfer ke London)

(Baca: Saat Pemegang Obligasi Pesawat Tagih Utang ke Bank Indonesia, Malah Dibilang ‘Terlambat Datang’)

"Proses sistem pembayaran atau pembiayaan non tunai sudah berjalan selama ini, meskipun capian realisasinya belum tercapai secara keseluruhan, hal ini disebabkan salah satu faktor jaringan internet yang masih sering terganggu di kabupaten itu," kata Bupati.

Sementara Pimpinan Cabang PT Bank Aceh Blangkejeren, Satumin kepada Serambinews.com mengatakan, di kantor payment point tersebut untuk melakukan penarikan pada tahap awal itu nomimalnya hanya bisa dilakukan penarikan Rp 50 juta ke bawah.

Itu sifatnya tidak permanen dan bisa jadi statusnya meningkat dari kantor payment point menjadi kantor kas pembantu.(*)

Penulis: Rasidan
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help