Penumpang ke Pulo Aceh Wajib Pakai Pelampung

Mengantisipasi berbagai kemungkinan terburuk di laut, setiap penumpang yang melakukan penyeberangan

Penumpang ke Pulo Aceh Wajib Pakai Pelampung
acehraya.co.id
Pasie Demiet kawasan Gugop, Pulo Aceh. 

* Hasil Rakor Ditpolair Polda Aceh

BANDA ACEH - Mengantisipasi berbagai kemungkinan terburuk di laut, setiap penumpang yang melakukan penyeberangan dari Ulee Lheue ke Pulo Aceh serta dari Lampulo ke Pulo Aceh serta Pulo Breuh atau sebaliknya, diwajibkan menggenakan life jacket (baju pelampung).

Kesepakatan itu dicapai dalam rapat koordinasi (rakor) bersama yang diadakan Direktorat Kepolisian Perairan (Ditpolair) Polda Aceh dengan melibatkan instansi terkait, mulai KSOP Malahayati, Kantor SAR (KanSAR-Basarnas) Aceh, PT ASDP Banda Aceh serta pemilik dan pawang boat lintasan Banda Aceh-Pulo Aceh.

Dirpolair Polda Aceh, Kombes Pol Jemmy Rosdiantoro SSTMK SH menjelaskan, rakor pengawasan angkutan penyeberangan menyangkut keselamatan laut di wilayah Aceh itu dipusatkan di Mako Ditpolair Polda Aceh, Jumat (6/7) pagi.

Rakor itu juga menindaklanjuti instruksi Kapolri tentang Harkamtibmas pelayaran dan pengawasan penyeberangan. “Penting bagi kita duduk bersama dan berkoordinasi untuk mengambil langkah-langkah pencegahan,” ujar Kombes Jemmy, didampingi Wadir Polair, AKBP Harun Rasyid SIK.

Rakor itu juga didasari banyaknya musibah pelayaran dan kecelakaan yang terjadi di laut. Dalam rakor itu juga diberi pengarahan kepada pemilik boat dan kapal serta tekong (pawang) lintas Ulee Lheue-Pulo Aceh tentang pentingnya memperhatikan keselamatan pelayaran. “Pada rakor itu kita juga menyerahkan baju pelampung pada pengusaha boat. Ke depan, kita harapkan setiap kapal dan boat yang dioperasikan harus melengkapi pelampung serta alat keselamatan. Karena, keselamatan pelayaran harus menjadi tanggung jawab semua pihak,” ungkapnya.

Ia menyebutkan sehari setelah rakor, realisasi mulai terlihat. Penumpang boat dari Lampulo ke Pulo Aceh mulai mengenakan baju pelampung. “Kami juga sudah menyurati jajaran Ditpolair agar menaati hasil rakor yang telah kita sepakati ini. Bagi pemilik boat yang melanggar akan diberi sanksi tegas,” pungkas Kombes Jemmy didampingi Kasi Lidik, AKP Saiful Hadi SH MH yang ikut menjadi nara sumber dalam rakor itu.(mir)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved