Komisi IX DPR Akan Panggil Kementerian Kesehatan Terkait Vaksin MR Yang Mengandung Babi

Selain juga bagaimana sekarang, apakah Kemenkes tetap menggunakan vaksin ini sepanjang belum ada vaksin yang halal?

Komisi IX DPR Akan Panggil Kementerian Kesehatan Terkait Vaksin MR Yang Mengandung Babi
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi Vaksin 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Komisi IX DPR RI akan memanggil Kementerian Kesehatan untuk mendalami polemik penggunaan vaksin imunisasi campak (measles) dan rubella (MR) dari Serum Institute of India (SII).

Vaksin imunisasi MR dari Serum Institute of India (SII) disebut mengandung babi.

"Komisi IX akan panggil Kemenkes terkait vaksin itu," ujar Wakil Ketua Komisi IX Irgan Chairul Mahfiz kepada Tribunnews.com, Selasa (21/8/2018).

Menurut dia, Komisi IX DPR akan mengundang Kemenkes pada kesempatan pertama di awal September mendatang.

Baca: MUI Baru Keluarkan Fatwa Tentang Vaksin Haram, Ini Fakta Seputar Imunisasi MR

Baca: Mengandung Babi, MUI Tetapkan Vaksin MR Haram, Tapi Dibolehkan Jika Darurat

"Awal September, kita agendakan," jelasnya.

Kata dia, DPR akan meminta penjelasan dari Kemenkes terkait vaksin tersebut.

Pun sejauh mana vaksin ini dipakai selama ini.

Selain juga bagaimana sekarang, apakah Kemenkes tetap menggunakan vaksin ini sepanjang belum ada vaksin yang halal?

"Atau Kemenkes mereka sudah bisa menemukan bahwa ada produk yang memang halal digunakan," ucapnya.

Halaman
12
Editor: Amirullah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved