Jumat Siang, Abdullah Puteh Datangi Bawaslu Pusat

Kedatangannya ke Bawaslu Pusat mempertanyakan terkait belum dijalankannya putusan Panwaslih Provinsi Aceh oleh KIP Aceh

Jumat Siang, Abdullah Puteh Datangi Bawaslu Pusat
SERAMBINEWS.COM/FIKAR W.EDA
Abdullah Puteh di Kantor Bawaslu Pusat, Jumat (24/8/2018). 

Laporan Fikar W.Eda | Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Bakal calon anggota (Bacaleg) DPD RI dari Provinsi Aceh, Abdullah Puteh, Jumat (24/8/2018) siang,  mendatangi Bawaslu Pusat.

Dikonfirmasi Serambinew.com, Abdullah Puteh mengatakan, kedatangannya ke Gedung Bawaslu Pusat untuk mempertanyakan terkait belum dijalankannya putusan Panwaslih Provinsi Aceh oleh KIP Provinsi Aceh.

"Putusan Panwaslih Aceh atau Bawaslu adalah putusan lembaga negara yang final dan mengikat, tapi belum dijalankan oleh KIP Aceh. Sementara waktu terus berjalan," kata Abdullah Puteh.

Ia hadir di Bawaslu didampingi pengacaranya Zoelfikar Sawang dan Darwis, SH.

Diberitakan sebelumnya, Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh mencoret nama Abdullah Puteh dari daftar bakal calon (balon) anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Aceh.

(YARA Buka Posko Pengaduan Caleg Bermasalah)

Mantan gubernur Aceh itu dicoret lantaran melanggar Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) yang melarang koruptor menjadi calon senator.

Anggota KIP Aceh, Agusni AH kepada Serambi, Rabu (25/7/2018), mengatakan, Puteh dicoret dari pencalonan karena pernah terlibat tindak pidana korupsi. 

(KIP Coret Puteh dari Balon DPD)

Dua hari kemudian, atau Jumat (27/7/2018), dalam wawancara khusus dengan Serambi Indonesia, Abdullah Puteh menyatakan menempuh jalur hukum dengan melaporkan ke Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Aceh.

Setelah melalui serangkaian proses, pada Kamis (9/8/2018), Panwaslih Aceh memutuskan mengabulkan semua gugatan Abdullah Puteh untuk bisa kembali mencalonkan diri sebagai calon anggota DPD RI.

Halaman
12
Penulis: Fikar W Eda
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved