Soal Berita Hoaks Ratna Sarumpaet, Bawaslu Bakal Panggil Pelapor

Dalam pemanggilan itu, kata Fritz, pihaknya juga akan mendalami dan meminta keterangan dari para pelapor.

Soal Berita Hoaks Ratna Sarumpaet, Bawaslu Bakal Panggil Pelapor
RIMA WAHYUNINGRUM/Kompas
Ratna Sarumpaet keluar gedung Ditkrimum Polda Metro Jaya setelah resmi ditahan pada Jumat (6/10/2018). 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Anggota Bawaslu RI Fritz Edward Siregar menuturkan, besok (Kamis,11/10/2018), pihaknya akan memanggil beberapa laporan dan aduan soal kasus penyebaran berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet.

“Kamis (11/10/2018) kita memanggil mereka (pelapor dan saksi)"

"Baru kita panggil terlapor," kata Fritz di Kantor Bawaslu, Jakarta Pusat, Rabu (10/10/2018).

Diketahui ada tiga laporan atau aduan mengenai berita hoaks penganiayaan Ratna Sarumpaet yang masuk di Bawaslu, yakni Garda Nasional untuk Rakyat (GNR), Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin, serta relawan Pro Jokowi (Projo).

Fritz mengatakan, tiga pelapor akan diminta klarifikasi terlebih dahulu.

"Kami kan harus melakukan klarifikasi dulu kepada pelapor dan saksi"

Baca: Ditanya Kenal Steffy Burase atau Tidak, Ini Jawaban Kepala Bappeda Aceh pada Sidang Ahmadi

Baca: Ini Penyebab Ratusan Perangkat Desa di Subulussalam Sudah 7 Bulan tak Terima Honor

Baca: Laganya dengan McGregor Viral, Ini 5 Fakta Istri Khabib yang Wajahnya Tak Pernah Diketahui Publik

"Harus ada waktu yang cukup untuk melakukan pemanggilan,” kata Fritz.

Dalam pemanggilan itu, kata Fritz, pihaknya juga akan mendalami dan meminta keterangan dari para pelapor.

"Kenapa dia melaporkan? Apa dasar dia melaporkan? Kedua terkait saksi, biasanya ada yang melihat atau mendengar langsung terhadap kejadian yang disangkakan, itu yang kita tanya kepada saksi," ujar Fritz Laporan atau aduan itu, lanjut Fritz, telah teregistrasi di Bawaslu pada hari Senin (8/10/2018).

Fritz menyebut, tak menutup kemungkinan pihaknya akan memanggil pihak-pihak terlapor dalam hal ini aktivis Ratna Sarumpaet, hingga pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Apabila dianggap alat bukti cukup, kita harus panggil terlapor"

"Tetapi kita harus klarifikasi pelapor dan saksi dulu kan," tutur Fritz. (Kompas.com/Reza Jurnaliston)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Besok, Bawaslu Panggil Pelapor soal Berita Hoaks Ratna Sarumpaet"

Editor: Amirullah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved