Ustaz Masrul Aidi Jadi Khatib di Lombok, Jelang Peletakan Batu Pertama Masjid Bantuan dari Aceh

Masjid yang berlokasi sekitar 45 kilometer utara Kota Mataram ini hancur total akibat gempa 7,0 SR menjelang shalat Isya, 5 Agustus 2018.

Ustaz Masrul Aidi Jadi Khatib di Lombok, Jelang Peletakan Batu Pertama Masjid Bantuan dari Aceh
SERAMBINEWS.COM/NASIR NURDIN
Ustaz Masrul Aidi Lc menjadi khatib shalat Jumat (26/10/2018) di Masjid An-Nur, Desa Gondang, Kecamatan Gangga, Lombok Utara. Masjid ini masih berupa bangunan darurat setelah bangunan lama hancur akibat gempa, 5 Agustus 2018. 

Laporan Nasir Nurdin | Lombok Utara

SERAMBINEWS.COM, TANJUNG - Ustaz Masrul Aidi Lc, Pimpinan Pesantren Babul Maghfirah, Aceh Besar, memotivasi semangat untuk kebangkitan kembali masyarakat korban gempa Nusa Tenggara Barat (NTB), termasuk di salah satu kawasan paling parah yaitu Kabupaten Lombok Utara.

Masrul Aidi termasuk salah seorang anggota tim Pemerintah Aceh yang berangkat ke NTB dalam rangka peletakan batu pertama pembangunan kembali Masjid An-Nur di Desa Gondang, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara.

Masjid yang berlokasi sekitar 45 kilometer utara Kota Mataram ini hancur total akibat gempa 7,0 SR menjelang shalat Isya, 5 Agustus 2018.

(Warga Aceh di Lombok Butuh Meunasah)

Jamaah shalat Jumat (26/10/2018) di Masjid An-Nur, Desa Gondang, Kecamatan Gangga, Lombok Utara. Masjid ini masih berupa bangunan darurat setelah bangunan lama hancur akibat gempa, 5 Agustus 2018.
Jamaah shalat Jumat (26/10/2018) di Masjid An-Nur, Desa Gondang, Kecamatan Gangga, Lombok Utara. Masjid ini masih berupa bangunan darurat setelah bangunan lama hancur akibat gempa, 5 Agustus 2018. (SERAMBINEWS.COM/NASIR NURDIN)

Sehari pascagempa yang menghancurkan Lombok Utara, termasuk Masjid An-Nur di Desa Gondang, Kecamatan Gangga berukuran 14x14 meter, Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah menyerukan masyarakat dan jajaran pemerintahan menggalang bantuan kemanusiaan.

“Dalam waktu sekitar satu bulan mengalir bantuan dari berbagai sumber sekitar Rp 1,1 miliar. Bantuan itulah yang kita sepakati untuk membangun kembali Masjid An-Nur tersebut,” kata Kalak BPBA, HT Ahmad Dadek yang memimpin delegasi ke Lombok Utara, Kamis (25/10/2018).

Tim Aceh untuk Lombok yang akan mendampingi Plt Gubernur Nova Iriansyah pada peletakan batu pertama pembangunan Masjid An-Nur dipimpin Kalak BPBA HT Ahmad Dadek bersama Kadis Sosial Alhudri, Kadis Syariat Islam DR EMK Alidar, Kadis Perkim, Kabid Rehab Rekons BPBA Said Hasyim, Ketua Forum PRB Aceh Nasir Nurdin, dan sejumlah unsur lainnya dari Pemerintah Aceh, termasuk Kepala Perwakilan Pemerintah Aceh di Jakarta Almuniza.

(Dari Tamiang untuk Lombok, Dibangun Masjid dengan Bahan Dasar Bambu)

(VIDEO - Sembalun Bumbung, Titik Gempa Lombok yang Jarang Terekspos Media)

Motivasi masyarakat

Ustaz Masrul Aidi Lc menjadi khatib shalat Jumat (26/10/2018) di Masjid An-Nur, Desa Gondang, Kecamatan Gangga, Lombok Utara. Masjid ini masih berupa bangunan darurat setelah bangunan lama hancur akibat gempa, 5 Agustus 2018.
Ustaz Masrul Aidi Lc menjadi khatib shalat Jumat (26/10/2018) di Masjid An-Nur, Desa Gondang, Kecamatan Gangga, Lombok Utara. Masjid ini masih berupa bangunan darurat setelah bangunan lama hancur akibat gempa, 5 Agustus 2018. (SERAMBINEWS.COM/NASIR NURDIN)

Menjelang peletakan batu pertama pembangunan Masjid An-Nur Desa Gondang, Ustaz Masrul Aidi mengisi khutbah Jumat (26/10/2018) di Masjid An-Nur yang dibangun secara darurat tak jauh dari pertapakan masjid yang hancur.

Dalam khutbahnya, khatib Masrul Aidi memotivasi semangat jamaah untuk segera bangkit dari kesedihan guna menata lagi kehidupan yang lebih baik.

“Allah selalu menguji orang beriman, termasuk di Lombok yang dikenal sebagai negeri 1.000 masjid. Namun kita selalu dituntut untuk membuka wawasan agar jangan sampai kita berpikir bahwa hanya kita yang mengalami ujian terberat,” begitu antara lain kata Ustaz Masrul sambil membandingkan, misalnya bencana yang terjadi di Lombok dengan di Palu, Sulawesi Tengah.

(Belajar dari Lombok dan Palu)

(Setelah Bantu Lombok Rp 1 Miliar, Pemkab Pidie Jaya Galang Bantuan Untuk Korban Gempa Palu )

“Kita di sini mungkin masih bisa menemukan jenazah anggota keluarga kita yang tertimpa puing-puing bangunan kemudian kita mandikan, kafankan, shalatkan, dan kita kebumikan. Di Palu sana, banyak yang tertimbun dan tak diketahui jasad mereka. Ini penting jadi renungan karena masih banyak saudara-saudara kita yang memgalami ujian yang jauh lebih berat,” ujar Ustaz Masrul sambil berharap korban bencana NTB pada umumnya bisa segera bangkit dari keterpurukan akibat bencana.(*)

Penulis: Nasir Nurdin
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved