Zubaidah Terbangun di Tengah Kepungan Api, Saat Rumahnya Terbakar Akibat Korsleting Listrik
Sebuah rumah semipermanen di Gampong Blang Panyang, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, Jumat (28/12/2018) pukul 03.30 WIB dini hari, terbakar.
Penulis: Saiful Bahri | Editor: Taufik Hidayat
Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe
SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE – Sebuah rumah semipermanen di Gampong Blang Panyang, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, Jumat (28/12/2018) pukul 03.30 WIB dini hari, terbakar.
Pemilik rumah, Zubaidah (79) pun mengaku terbangun dari tidurnya saat api sudah berkobar membakar rumah mereka.
Ia dan ketiga anaknya sempat terkepung oleh api. "Beruntung, di tengah kepungan api, korban bersama ketiga anaknya berhasil keluar dari rumah yang sedang terbakar,” kata Ketua Tagana Lhokseumawe, Samsul Bahri.
Korban pun berteriak meminta tolong yang membuat warga berdatangan untuk memberi pertolongan.
Baca: Mobil Toyota Kijang Terbakar saat Parkir di Kawasan Teumpok Teungoh Lhokseumawe, Warga Sempat Panik
Baca: Penangkapan Tiga Warga Lhokseumawe di Lapak Judi Diwarnai Letusan Senjata Api
Meski armada pemadam kebakaran dibantu warga telah berupaya keras memadamkan api, namun rumah dan sebagian besar isinya tak mampu diselamatkan. Karena api sudah terlanjur menghanguskan rumah semi permanen tersebut.
Upaya yang bisa dilakukan saat itu, hanya mencegah api menjalar ke bangunan di sekitarnya.
Kini Zubaidah dan anak-anaknya hanya bisa berharap pada pemerintah untuk membangunkan tempat tinggal baru bagi mereka.
Baca: Tunjangan Guru Terpencil Aceh Timur belum Dibayar
Baca: Ini Kerugian yang Anda Dapat Kalau Tak Buru-buru Blokir STNK Usai Jual Kendaraan
Dugaan sementara, kebakaran ini disebabkan korsleting listrik, karena pemilik rumah sudah memastikan tidak ada sumber api lain saat mereka hendak tidur di malam nahas itu.
Sedangkan untuk tempat tinggal darurat, pihak Tagana Lhokseumawe hanya bisa menyediakan tenda seadanya.(*)