Ibu Muda Ditemukan Tewas Tergantung

Seorang ibu rumah tangga (IRT) muda bernama Amelia (22) asal Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, ditemukan

Ibu Muda Ditemukan  Tewas Tergantung
TRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi 

BIREUEN - Seorang ibu rumah tangga (IRT) muda bernama Amelia (22) asal Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, ditemukan tewas tergantung di rumah mertuanya, Desa Darussalam, Peusangan Selatan, Bireuen, sekitar pukul 02.30 WIB, Jumat (4/1).

Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK MSi melalui Kasat Reskrim Ipti Eko Rendi Oktama SH yang didampingi Kapolsek Peusangan, Iptu Salamuddin kepada Serambi mengatakan, korban yang bersuamikan Azhari sejak empat bulan lalu pulang dari Tangerang ke rumah mertuanya di Desa Darussalam untuk melahirkan anak kedua.

Kemarin malam, kata Kapolsek Peusangan, Iptu Salamuddin, mertua korban yang bernama Ti Aisyah mendengar suara tangisan anak korban bernama Fauzi (4). Ti Aisyah terbangun dan pergi ke kamar mandi. Sekeluar dari kamar mandi ia heran kenapa anak Amelia masih menangis. “Mertua korban mengintip lewat celah dinding papan kamar tidur dan melihat korban tak ada di tempat tidur,” kata Iptu Salamuddin.

Kemudian Ti Aisyah selaku mertua korban bergegas pergi ke kamar menantunya, Amelia. Sesampai di kamar Amelia, Ti Aisyah melihat ada tonjolan di kain gorden pintu kamar Amelia dan melihat korban sudah tergantung lehernya dengan kain ke atas jeruji pintu kamar. Posisi kaki--

tepatnya lutut korban--menyentuh lantai. Ti Aisyah kemudian memanggil dan membangunkan suaminya bernama Abdullah.

Setelah melihat kondisi korban memberitahukan ke tetangga dan yang berada di depan rumah. “Sebelumnya korban bersama suaminya di Tangerang dan korban pulang ke Peusangan Selatan ke rumah metuanya dan mau melahirkan dan lebih kurang 35 hari sudah melahirkan,” ujar Kapolsek Peusangan, Iptu Salamuddin.

Aparat penegak hukum tiba di rumah tersebut, melakukan identifikasi dan membawa korban ke RSUD Dr Fauziah Bireuen.

Menjawab Serambi apakah gantung diri atau penyebab lain, Kasat Reskrim Iptu Eko Rendi Oktama sebagaimana disampaikan Kapolsek Peusangan, dugaan gantung diri masih diragukan dan dimungkinkan ada indikasi lain atau penyebab lain dari kejadian tersebut, sehingga visum et repertum sangat diperlukan guna penyelidikan lebih lanjut.

Kebiasaan, kata Kapolsek, orang gantung diri kakinya tidak menyentuh tanah dan beberapa indikator lainnya. “Kakinya berlipat ke lantai, maka ada kemungkinan penyebab lain, dugaan gantung diri meragukan. Tim identifikasi Polres Bireuen sedang melakukan analisis dan sedang menyelidiki lebih lanjut,” ujarnya.

Menjawab Serambi tentang penyebab lain, Kapolsek Peusangan mengatakan dalam penyelidikan tim Polres Bireuen bersama Polsek Peusangan.

Tinggalkan dua
Korban bernama Amelia asal Tangerang, Banten yang ditemukan meninggal tergantung di rumah mertuanya , Desa Darussalam, Peusangan Selatan Bireuen, Jumat (4/1/2019) meninggalkan dua orang anak kecil, sedangkan suaminya bernama Azhari Abdullah sedang bekerja di Jakarta.

Dua anak kecil yang ditinggalkan yaitu Fauzan Azhari (4) dan Fauzi Azhari berusia 1 bulan,sedangkan suaminya sedang bekerja di Jakarta. Korban baru empat bulan pulang ke rumah orang tuanya untuk melahirkan dan korban sudah melahirkan 35 hari lalu, anaknya laki-laki, yaitu Fauzi Azhari berusia satu bulan lebih. Korban sebelumnya tinggal bersama suaminya di Tangerang.

Sekcam Peusangan Selatan, Rusly kepada Serambi mengatakan, mayat korban setelah divisum sudah dibawa pulang ke rumah duka di Desa Darussalam. Sekcam belum bisa memastikan apakah korban dikebumikan di Desa Darussalam atau dibawa pulang ke Tangerang. “Keterangan Keuchik Darussalam, Muzakkir Sufi, suaminya dan orang tua korban sedang dalam perjalanan pulang ke Aceh,” ujar Sekcam.

Informasi terakhir, kata Sekcam, suami dan mertuanya sudah terbang ke Aceh dan meminta perangkat desa untuk tidak menguburkan korban sebelum mereka melihatnya. “Suami dan orang tua korban meminta perangkat gampong untuk menunda penguburan sebelum mereka melihat mayat tersebut,” ujarnya. (yus)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved