Hampir Setahun, Pembangunan Rumah Korban Gempa Pijay belum Selesai

Sudah 10 bulan sejak peletakan batu pertama, pembangunan rumah untuk korban gempa di Pidie Jaya (Pijay) belum juga rampung.

Hampir Setahun, Pembangunan Rumah Korban Gempa Pijay belum Selesai
SERAMBINEWS.COM/ABDULLAH GANI
PEMBANGUNAN rumah bantuan gempa di Gampong Kuta Pangwa Kecamatan Trienggadeng, Pidie Jaya banyak menuai protes dari warga karena ada yang dibangun asal jadi. Malah beberapa diantaranya terpaksa dirombak kembali. Martunis (kiri) keuchik setempat melaporkan hal itu kepada petugas dari BPBD Pijay yang berkunjung ke sana, Rabu (8/8/2018). 

Laporan Abdullah Gani/Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Memasuki bulan ke sepuluh sejak peletakan batu pertama, pembangunan rumah untuk korban gempa di Pidie Jaya (Pijay) belum juga rampung.

Beberapa rumah kondisinya baru sebatas pemasangan kerangka baja, belum diplester, belum terpasang lantai keramik, dan ada yang belum terpasang plafon.

Seperti  disampaikan beberapa warga Gampong Peulandok Teungoh, Kecamatan Trienggadeng, mereka mengeluhkan lambannya proses pembangunan rumah.

Padahal mereka sangat berharap rumah tersebut bisa segera ditempati. “Apalagi saat ini musim hujan. Bangunan yang belum memiliki atap akan membuat lapuk kosen pintu dan jendela,” kata Tgk A Rahman.

Baca: Pembangunan Rumah Korban Gempa Pijay Ditargetkan Selesai Akhir 2018

Baca: Korban Gempa Pijay Demo BPBD

Baca: 297 Rumah Korban Gempa Pidie Jaya Dibangun Tahun Ini, Untuk 713 Lainnya belum Ada Kepastian

Sementara di Gampong Peulandok Tunong, Tampui, Mee Puduek, Gampong Sagoe dan Kuta Pangwa, sebagian besar rumah yang belum rampung, sudah ditempati oleh pemilik rumah.

 “Rumah korban gempa di Gampong Sagoe sebanyak 62 unit hampir rampung. Sedangkan rumah yang masuk daftar tunggu ada 23 unit lagi,” kata Azhar, warga setempat.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalak BPBD) Pidie Jaya, HM Nasir SPd  mengatakan,  jumlah rumah yang bangun baru tahap pertama yaitu 2.199 unit, tersebar di delapan kecamatan. Sedangkan rumah yang masuk daftar tunggu (dibangun tahap berikutnya), sebanyak 1.010 unit.(*)

Penulis: Abdullah Gani
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved