Korban Gempa Desa Bug Bug Lombok Berdemo, Protes Belum Dibangun Rumah

Mereka bahkan belum memiliki buku rekening seperti yang dijanjikan Presiden Jokowi untuk menerima rumah bantuan gempa

Korban Gempa Desa Bug Bug Lombok Berdemo, Protes Belum Dibangun Rumah
Gempa bumi bermagnitudo 6,4 mengguncang wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat, Minggu (29/7/2018) pukul 05.47 WIB. Gempa menyebabkan korban jiwa dan luka serta rusaknya rumah warga.(dok.BNPB) 

SERAMBINEWS.COM - Puluhan korban gempa di Desa Bug Bug, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat, Senin (11/2/2019) berdemo ke kantor desa, menyatakan protes dan kekecewaan mereka lantaran belum menerima bantuan gempa hingga saat ini.

Mereka bahkan belum memiliki buku rekening seperti yang dijanjikan Presiden Jokowi untuk menerima rumah bantuan gempa.

Pendemo adalah warga dari lima dusun di Desa Bug Bug ini yang sebagian besar ibu ibu, mereka membawa poster dari kardus bekas yang ditulisi spidol hitam alakadarnya, menyatakan protes mereka.

Baca: Selama Ini Jadi Sarang Maksiat, HMI Blangpidie Desak Pemkab Abdya Manfaatkan Pendapa Baru

Diantaranya bertuliskan, "Ulang pendataan rumah korban gempa", "Copot staf desa dan ganti".

"Kami tidak terima, kami sudah capek tinggal di tenda, kami butuh rumah, tapi kenapa nama nama kami tak ada yang tercantum di daftar penerima bantuan, ini tidak bisa dibiarkan," teriak salah satu pendemo, Siti Sakrah, di depan teras kantor desa.

Sakrah terus berteriak teriak sambil memukul dadanya, karena rasa kecewa dan kesal.

Dia bahkan menuduh pihak desa tidak transparan dalam mendata nama-nama mereka.

Baca: LRT Palembang Bebani Keuangan Negara, Pemasukan Rp 1 Miliar, Biaya Operasional Rp 10 Miliar Perbulan

Tak hanya Sakrah, Nunung yang juga korban gempa dari Dusun Bug Bug Timur, mengaku telah berkali kali didata, rumahnya yang hancur difoto, dimintai KTP, tapi semua sia-sia tak ada kabar beritanya.

"Kami lelah dibohongi, nama suami saya sebagai penerima bantuan rumah tidak ada, ini semua membuat kami kecewa dan marah, kami ini korban, mana janji bapak Jokowi itu pada kami," katanya.

Para suami dari ibu-ibu pendemo diterima Sekretaris Desa Bug Bug Abdul Mujib, meminta penjelasan soal pendataan yang tidak menyeluruh terhadap warga.

Baca: Cara Ampuh Usir Semut di Rumah dan Mencegah Datang Lagi

Halaman
123
Editor: Hadi Al Sumaterani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved