Ribuan Nelayan Pidie Jaya Desak Pemkab Fungsikan Kompleks TPI Panteraja

Nelayan Panteraja, Pidie Jaya mendesak Pemkab setempat agar segera mengoperasikan Kompleks Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Kuala Panteraja.

Ribuan Nelayan Pidie Jaya Desak Pemkab Fungsikan Kompleks TPI Panteraja
SERAMBINEWS.COM/IDRIS ISMAIL
Fasilitas gedung pelelangan ikan dan gudang pada kompleks Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Kuala Panteraja, Pidie Jaya telah ditumbuhi semak belukar akibat belum difungsikan selama enam tahun terakhir. Foto direkam Selasa (26/2/2019). 

Laporan Idris Ismail | Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Ribuan nelayan di Kecamatan Panteraja, Pidie Jaya (Pijay) mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat agar segera mengoperasikan atau memfungsikan fasilitas gedung dalam kompleks Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Kuala Panteraja.

"Kami menyakini dengan difungsikan sejumlah fasilitas penting ini maka dengan sendirinya dapat mendongkrak perekonomian masyarakat serta Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi pemerintah," ujar Faisal A Rahman selaku nelayan di Panteraja, Pijay kepada Serambinews.com, Selasa (26/2/2019).

Adapun fasilitas gedung dalam kompleks TPI Kuala Panteraja itu berupa gudang penyimpanan ikan, pasar pelelangan ikan, balai nelayan, serta rumah penjaga.

Tak hanya itu saja, semua fasilitas itu dibangun sejak 2012 lalu baik melalui dana Otonomi Khusus (Otsus) maupun dana APBK bahkan APBN secara multiyears.

Baca: Kuala Panteraja Dangkal, Ini Desak Nelayan Pidie Jaya

Baca: Batu Pemecah Ombak di Panteraja Turun

Baca: PPI Panteraja belum Berfungsi

Sayangnya sampai kini belum dapat difungsikan sehingga menyebabkan fasilitas bertabur manafaat bagi para nelayan itu menjadi sia-sia belaka alias mubazir.

Akibat tudak difungsikan, kondisi kompleks TPI itu kini telah ditumbuhi semak belukar serta beberapa items pada gedung menjadi rusak.

Hal itu semua akibat dari tidak terawat dan tidak ditempati.

Karenanya para nelayan sangat berharap kepada Pemkab yang dinahkodai oleh Aiyub Abbas dan Said Mulyadi pada kepemimpinan jilid kedua ini dapat segera diopersasikan.

"Sebab fasilitas ini sangat membantu mendongkrak pemasukan bagi nelayan, masyarakat, dan Pendapatan Asli Daerah (PAD)," bebernya. (*)

Penulis: Idris Ismail
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved