Jumat, 24 April 2026

Panwas Sorot Distribusi Surat Suara

Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Aceh menyorot proses distribusi surat suara yang ternyata banyak

Editor: bakri
IST
MARINI, Komisioner Panwaslih Aceh 

* Mulai dari Menginap di Hutan hingga Pecah Ban

BANDA ACEH - Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Aceh menyorot proses distribusi surat suara yang ternyata banyak mengalami kendala. Mulai dari kesiapan armada pengangkut, hingga jadwal pendistribusian yang tidak jelas.

Sampai saat ini, surat suara sudah hampir semuanya terdistribusi ke seluruh kabupaten/kota. Hanya tinggal beberapa kabupaten lagi yang belum menerima, itu pun hanya untuk surat suara pilpres dan pemilihan calon anggota DPD-RI.

“Persoalannya saya lihat banyak di pihak ekspedisi. Ada pengiriman yang nyasar ke daerah lain, mesin mobil rusak, pecah ban, patah per, dan lain-lain,” ungkap Komisioner Panwaslih Aceh, Marini, kepada Serambi, Selasa (26/2).

Untuk kasus mesin rusak, ia sebutkan, terjadi saat pendistribusian surat suara untuk kabupaten wilayah tengah Aceh. Mesin truk tiba-tiba mati di daerah Ketambe Aceh Tenggara, saat menuju ke Kabupaten Gayo Lues. “Lokasinya di tengah hutan,” ungkap Marini.

Saat itu, lanjut dia, sempat ada wacana bongkar muat untuk memindahkan surat suara tersebut ke truk lain, namun dicegah oleh pihak Panwaslih yang mengawal proses pengangkutan tersebut. “Tidak boleh dibuka, karena itu sudah tersegel. Selain itu kalau dilakukan bongkar muat akan sangat rawan, apalagi itu di tengah hutan,” imbuhnya.

Karena itu, solusi yang diambil adalah dengan memperbaiki mesin, namun itu harus dilakukan oleh teknisi yang dikirim dari Medan. Akibatnya, seluruh tim yang pengawal dan surat suara harus menginap di hutan Ketambe selama dua malam, mulai dari 17 hingga 18 Februari 2019.

Kasus lainnya adalah truk patah per yang juga harus menginap di Besitang, Sumatera Utara. Juga ada truk pengangkut yang mengalami pecah ban di kawasan Aceh Utara. “Kalau pecah ban, truk bisa terguling. Kalau ini terjadi kan sangat rawan, surat suara bisa berserakan,” ucap Marini.

Kasus lainnya adalah kardus surat suara yang basah terkena air hujan yang terjadi saat pendistribusian untuk kabupaten Aceh Tamiang, Langsa, dan Aceh Timur. Total disebutkan ada 57 kardus yang basah, dan setelah diperiksa hanya 43 kardus yang diganti, terdiri dari 31 kardus untuk Aceh Tamiang, 5 kardus untuk Kota Langsa, dan 7 kardus untuk Aceh Timur.

“Saat proses bongkar surat suara dalam kontainer, disekepakati untuk kardus yang basah akan diganti dengan yang baru oleh pihak gudang dan disaksikan oleh KIP kabupaten/kota tujuan,” sebut Marini.

Sebanyak lima kabupaten/kota di Aceh hingga saat ini belum menerima distribusi surat suara untuk pemilihan calon presiden dan wakil presiden yang akan digunakan pada 17 April mendatang. Selain itu, surat suara calon anggota DPD RI juga belum diterima oleh lima kabupaten/kota ini.

Hal itu diungkapkan Komisioner Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh, Ranisah SE, kepada Serambi, Selasa (26/2). “Iya ada lima kabupaten/kota yang belum menerima surat suara PPWP (pemilihan presiden dan wakil presiden) dan surat suara untuk pemilihan calon anggota DPD RI,” katanya.

Kabupaten/kota yang belum menerima surat suara dimaksud adalah Aceh Tamiang, Aceh Utara, Pidie, Pidie Jaya, dan Subulussalam. Tapi Ranisah mengakui, Sabtu depan semua surat suara untuk semua pemilihan akan segera didistribusi oleh pihak percetakan. “Hanya lima kabupaten itu saja, dan hanya surat suara presiden dan DPD, kalau untuk yang pemilihan lain sudah semua didistribusi,” katanya.

Ranisah menyebutkan, kendala belum terdistribusinya surat suara pemilihan presiden dan wakil presiden dan surat suara calon anggota DPD untuk lima kabupaten itu karena untuk Aceh, surat suara dicetak di dua percetakan. Pertama di percetakan Pura Pratama, Kudus, yang satu lagi di Gramedia Pal Merah, Jakarta. “Yang sudah didistribusi yang dari Pal Merah,” katanya.

Dia meminta kepada penyelenggara KIP kabupaten/kota tidak perlu khawatir karena belum masuknya surat suara dua pemilihan tersebut. Dipastikan, sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan, semua surat suara akan terdistribusi ke masing-masing kabupaten/kota, terutama lima kabupaten yang belum mendapatkan surat suara pemilihan presiden dan surat suara pemilihan anggota DPD.

“Hari ini juga ada yang sedang didistribusi dari Medan ke Gayo Lues, Banda Aceh, Aceh Besar, Aceh Jaya. Insya Allah Sabtu depan sudah masuk semua,” pungkas Ranisah.(yos/dan)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved