Proyek Penanganan Longsor di Galus Diputus Kontrak Kerjanya, Nilainya Mencapai Miliaran Rupiah

Proyek penanganan longsor di lintasan Blangkejeren menuju Takengon Aceh Tengah yang berada di kecamatan Pantan Cuaca diputuskan kontrak kerjanya.

Proyek Penanganan Longsor di Galus Diputus Kontrak Kerjanya, Nilainya Mencapai Miliaran Rupiah
SERAMBINEWS.COM/RASIDAN
Proyek penanganan longsor di Kecamatan Pantan Cuaca lintasan Blangkejeren Galus menuju Takengon Aceh Tengah bersumber dari APBN senilai Rp 4,9 M lebih diputus kontrak kerjanya, bahkan realisasi pengerjaannya masih rendah. Foto direkam Rabu (27/2/2019). 

Laporan Rasidan | Gayo Lues

SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN - Proyek penanganan longsor di lintasan Blangkejeren kabupaten Gayo Lues (Galus) menuju Takengon Aceh Tengah yang berada di kecamatan Pantan Cuaca diputuskan kontrak kerjanya.

Sehingga pengerjaan proyek yang bersumber dari APBN 2018 itu mencapai Rp 4,9 miliar tak rampung.

Amatan Serambinews.com dilokasi, Rabu (27/2/2019), proyek penanganan longsor rekon 08-III yang sebelumnya dikerjakan oleh PT. Keumala Perdana dengan nama pekerjaan rekonstruksi jalan kota batas Aceh Tengah-Gayo Lues.

Bahkan realisasi pengerjaan proyek di lintasan nasional itu sangat rendah dari anggaran Rp 4,9 miliar lebih tersebut.

Baca: Proyek DOKA Agara Harus Dievaluasi

Baca: 11 Titik Longsor Ancam Pengendara

Baca: Blangkejeren-Kutacane Masih Rawan Longsor

Baca: Proyek Tol Aceh Rp 8,4 T

PPTK Penanganan Longsor Rekontruksi jalan kota Aceh Tengah-Galus (Rekon.08-III), Hardifah, selaku PPK 8, kepada Serambinews.com, Rabu (27/2) mengatakan, proyek penanganan longsor di Galus tersebut telah diputus kontrak kerjanya, karena rekanan atau perusahaan yang menangani proyek itu tidak mampu menyelesaikannya tepat waktu, bahkan realisasi pekerjaannya baru mencapai sekitar 60 persen dilapangan.

"Proyek itu tidak ditelantarkan akan tetapi karena telah kepepet dan dikejar waktu habis, sehingga di putus kontrak kerjannya," sebutnya.

Hardifah mengatakan, proyek penanganan longsor di batas Aceh Tengah Galus yang telah diputukan kontrak kerjanya itu.

Namun begitu akan tetap dilanjutkan pengerjaannya tahun ini, karena sudah diusulkan sebelumnya dan sudah ditampung kembali pada anggaran tahun ini juga. (*)

Penulis: Rasidan
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved