Pilpres 2019

Ma'ruf Amin: Bukan Mau Saya, Tapi Saya Diminta Ulama Jadi Cawapres

Ia menuturkan NU siap menjaga negara, menjaga agama, baik melalui luar pemerintahan maupun di dalam pemerintahan melalui jalur struktural.

Ma'ruf Amin: Bukan Mau Saya, Tapi Saya Diminta Ulama Jadi Cawapres
DOK TIM MASTER C 19
Maruf Amin dan istrinya, Nyai Wury Estu pada hari pertama kampanye terbuka Pilpres 2019 di Pesantren Annawawi Tanara, Serang, Banten, Minggu (24/3/2019) pagi. (DOK TIM MASTER C 19) 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Calon wakil presiden nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin minta doa restu dan dukungan kepada ribuan warga Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Wonosobo yang memenuhi Alun-alun Wonosobo dalam memperingati Harlah ke-96 NU.

"Apakah bapak ibu mau mendoakan dan mendukung saya (sebagai calon wakil presiden), pasti, yakin, janji," katanya di Wonosobo, Rabu (27/3/2019) seperti dikutip dari Antara.

Ia menuturkan NU siap menjaga negara, menjaga agama, baik melalui luar pemerintahan maupun di dalam pemerintahan melalui jalur struktural.

"Oleh karena itu ketika Pak Jokowi meminta kader NU-nya, kebetulan saya diminta untuk jadi wakilnya, NU menyatakan kami relakan dan akan 'all out' memenangkan Pak Jokowi dan kader NU, ini karena semangat NU menjaga dan mengawal negara," katanya.

Ia menuturkan banyak orang bertanya pada dirinya kenapa mau dicalonkan sebagai wakil presiden, padahal sudah menjadi Rois Am PBNU dan sudah menjadi Ketua Umum MUI.

"Pertama, saya diminta para ulama, bukan mau saya. Pak Jokowi minta didorong oleh para ulama. Kedua, hal ini untuk menghormati NU, karena Pak Jokowi minta kader NU berarti beliau mencintai NU," katanya.

Ia menyampaikan dirinya mau dicalonkan menjadi wapres karena menghormati ulama.

"Bisa saja Pak Jokowi memilih TNI, Polri, pengusaha, dan profesionalisme, tetapi Pak Jokowi tidak memilih mereka dan memilih saya yang ulama ini untuk jadi wapres berarti beliau mencintai ulama," katanya.

Ma'ruf memberikan semangat pada para santri agar selalu optimistis, harus semangat, karena santri itu bisa jadi apa saja.

"Bisa jadi kiai, bupati, wakil gubernur, wakil presiden, dan juga bisa jadi presiden seperti Gus Dur," katanya.

Ma'ruf juga meminta warga NU untuk tidak percaya pada berita hoaks atau berita bohong.

Pada pemilihan presiden dan wakil presiden 2019 diikuti dua pasangan calon, yakni nomor urut 01 Joko Widodo dan Ma'ruf Amin serta nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Baca: PN Lhokseumawe Mulai Sidang Perkara Penyebaran Video Ma’ruf Amin Berpakaian Mirip Sinterklas

Baca: Diklaim Saingi Apple MacBook Air, Xiaomi Rilis Mi Notebook Air 12,5, Ini Spesifikasi dan Harganya

Baca: Polsek Baiturrahman Pasang Police Line di Lubang Besar di Pinggir Jalan STA Johansyah Gampong Seutui

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ma'ruf Amin: Saya Diminta Ulama Jadi Cawapres, Bukan Mau Saya..."

Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved