PA Tolak Hasil Rekapitulasi Suara di Aceh Besar, Adi Laweung Ungkap Berbagai Pelanggaran

DPA PA menolak hasil pleno penghitungan dan rekapitulasi suara Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Besar.

PA Tolak Hasil Rekapitulasi Suara di Aceh Besar, Adi Laweung Ungkap Berbagai Pelanggaran
Juru bicara Dewan Pimpinan Aceh Partai Aceh (DPA PA), Suadi Sulaiman alias Adi Laweung memberikan keterangan pers di Kantor DPA Partai Aceh di Jalan Mr Mohd Hasan, Batoh, Banda Aceh, Senin (20/2) malam. SERAMBI/BUDI FATRIA 

Laporan Subur Dani | Banda Aceh   

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Dewan Pimpinan Aceh Partai Aceh (DPA PA) menolak hasil pleno penghitungan dan rekapitulasi suara Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Besar.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Sekjen DPA PA, Suadi Sulaiman atau Adi Laweueng yang menjadi saksi PA dalam rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara tingkat provinsi oleh KIP Aceh di Gedung DPRA, Minggu (12/5/2019).

Adi Laweueng mengungkapkan, PA menolak hasil pleno rekapitulasi KIP Aceh Besar karena menemukan kecurangan-kecurangan dan pelanggaran yang dianggap terstruktur, sistematis, dan massif.

Mulai dari tahapan penetapan daftar pemilih tetap (DPT), pemungutan suara, hingga pleno di tingkat PPS dan PPK.

"Karena telah terjadi pelanggaran yang terstruktur, sistematis, dan massif, maka atas penetapan pleno KIP Aceh Besar, kami nyatakan penolakan kami sebagaimana tertuang dalam DC-2 KPU," kata Adi Laweueng saat membacakan sikap PA di hadapan pimpinan sidang dan para saksi lainnya.

Dia mengatakan, ada beberapa kecurangan yang didapati pihaknya di Aceh Besar

Pertama, diduga terjadi penggelembungan daftar pemilih, di mana pemilih tetap se Kabupaten Aceh Besar awalnya adalah 266.700 jiwa.

Namun, setelah ada perbaikan, jumlah pemilih Aceh Besar yang ditetapkan dalam DPTHP-2 hanya 266.005 pemilih. 

Jumlah itu menurut Adi Laweueng belum menyertakan daftar pemilih khusus sebanyak 695 orang.

Halaman
12
Penulis: Subur Dani
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved