Minggu, 24 Mei 2015

TOPIK
CERPEN

  • Minggu, 17 Mei 2015 13:33
    EMPAT buah lampu teplok mulai dinyalakan. Murid-murid Neklah Garu menggantungkan teplok-teplok
  • Minggu, 10 Mei 2015 13:27
    TAK ada kunang-kunang senja ini, Ree. Tak seperti biasanya, rinai hujan turun membasahi padang, tempat binatang
  • Minggu, 3 Mei 2015 13:45
    SEPERTI petir di siang bolong, wajah ibu pucat pasi. Mulut ibu bergetar
  • ilustrasi_20150426_150915.jpg
    Minggu, 26 April 2015 15:08
    MATA Panglima Prang Tham Bue memerah bak biji saga. Berkacak pinggang. Nafasnya memburu karena murka
  • Minggu, 12 April 2015 13:50
    SAYA sendiri. Bulan sendiri. Bintang sendiri. Angin berkesiur sendiri
  • Minggu, 5 April 2015 14:01
    Hujan deras baru saja berhenti. Matahari sudah bersiap-siap menuju peraduan
  • Minggu, 29 Maret 2015 14:24
    MENJELANG akhir 1962, Cut Hayati, Dra Sastra Inggris, bertugas untuk UNTEA di Irian Barat. Dalam usia 25
  • Minggu, 22 Maret 2015 13:37
    HARI ini seorang teman menemuiku, setelah sekian lama aku tidak bisa bertemu teman-teman, termasuk
  • Minggu, 8 Maret 2015 13:24
    BIBIR itu penuh dan senantiasa terlihat basah. Bibir itu benar-benar menghantui tidurku, meresahkan malam-
  • cerpen-280215.jpg
    Minggu, 1 Maret 2015 13:18
    KARIM tahu betapa ia mencintai puisi. Puisi baginya ibarat kekasih yang dirindukan menemaninya sepanjang
  • Minggu, 22 Februari 2015 13:55
    KALAU harus menyalahkan seseorang maka aku pasti menuding lelaki itu
  • Minggu, 15 Februari 2015 13:30
    KOPI buatanku tak pernah senikmat kopi buatanmu. Kopi buatanmu begitu pas di lidah. Menikmati kopi sambil
  • Minggu, 8 Februari 2015 14:22
    Tiba-tiba, gampong kami kembali menggelegar. Dentuman seperti itu sudah lama tak terdengar
  • Minggu, 1 Februari 2015 13:55
    Yang ia lakukan adalah mengintip dari sana, mengintip kepada setiap orang yang lewat di depan rumahnya
  • mayat.jpg
    Minggu, 25 Januari 2015 13:43
    KAMPUNG Lamkutang sedang heboh penemuan sesosok mayat tak dikenal
  • Minggu, 18 Januari 2015 13:56
    AKU mendongakkan kepala ke luar jendela bus. Hawa dingin pegunungan segera membelai wajahku
  • cerpen-100115.jpg
    Minggu, 11 Januari 2015 13:35
    “Mak, Cut kan sudah besar. Kenapa Mak terus saja memanggil dengan Nyak Cut?” Aku berpura-pura sewot.
  • Minggu, 4 Januari 2015 14:35
    AMIN MAALOUF, pemenang Prix Goncourt 1993, hadiah sastra paling bergengsi di Prancis, beberapa tahun lalu menerbitkan sebuah memoar, Origins
  • Minggu, 4 Januari 2015 14:28
    Jika ibu tak ada dimana-mana, ia selalu kudapati berada di ruang belakang sedang melukis. Waktu ibu melukis tidaklah tentu
  • Minggu, 28 Desember 2014 14:17
    SELAMAT Tahun Baru kami ucapkan padamu, Kawan! Semoga dengan kedatangan surat ini kau bisa mengerti
  • Minggu, 21 Desember 2014 14:49
    APA KABAR Bunda? Aku menulis ini karena rindu yang datang dan telah kusimpan bertahun lamanya. Rasanya aku ingin memutar waktu
  • cerrr.jpg
    Minggu, 14 Desember 2014 13:55
    MALAM itu, delapan tahun silam, kita pulang dari balai mengaji dengan ketakutan dan buru-buru. Kau mendekap
  • Minggu, 7 Desember 2014 13:35
    SEPERTI malam kemarin, hujan malam ini masih sama. Tak terlalu lebat
  • cerpen-301114.jpg
    Minggu, 30 November 2014 13:05
    ISMAIL duduk di atas dipan bambu di teras rumahnya yang menghadap persawahan yang hampir satu tahun hanya
  • cerpen-231114.jpg
    Minggu, 23 November 2014 13:03
    LELAKI itu memimpin di depan. Ia berjalan agak pincang karena kaki kirinya pernah patah
  • cerpen-161114.jpg
    Minggu, 16 November 2014 14:02
    MALAM bagai jala. Menyebar dan menghimpun kegelapan. Kecuali jangkrik tidak ada fauna lain yang bersuara
  • cerpen-091114-p.jpg
    Minggu, 9 November 2014 13:59
    SAAT Belanda membangun rel kereta api, sesungguhnya sudah amat mendidih hasrat orang-orang Gampong
  • Minggu, 2 November 2014 14:08
    DI USIAMU sekarang, pernahkah kau membayangkan sesosok lelaki tua yang berjalan tertatih menyusuri
  • Minggu, 26 Oktober 2014 13:28
    SETELAH gagal membujuk Sihaimi mengambil anak beurijuek balee, karena kawannya itu lebih memilih memulai
  • Minggu, 19 Oktober 2014 13:41
    PADA sore berkabut, dia menuruni Sungai Kuranji dengan terbungkuk
1 2 3 4 Next 
© 2015 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas