Selasa, 19 Mei 2026

Memburu Kontraktor Nakal

Ketika Irwandi Menggebrak Meja (2)

RUBICON yang dikemudikan Irwandi Yusuf, terus membelah kegelapan malam. Dari balik lensa kaca mata, Irwandi tampak cukup awas dan hati-hati

Tayang:
Editor: bakri
zoom-inlihat foto Ketika Irwandi Menggebrak Meja (2)
GUBERNUR Aceh Irwandi Yusuf menyaksikan seorang kontraktor menandatangani surat perjanjian akan menyelesaikan proyeknya akhir tahun ini. SERAMBI/ANSARI

Irwandi: Lam gampong, peu lam kota? (Dalam kampung atau kota).

Yuwaldi: Lam gampong pak (Dalam kampung Pak).

Irwandi: Lam kawasan penduduk peu kon? (Dalam kawasan penduduk atau bukan?).

Yuwaldi: Nyan usulan masyarakat pak, dan tanoh disediakan pemerintah kota di sinan. (Itu usulan masyarakat Pak, dan tanahnya disediakan Pemerintah Kota setempat).

Irwandi: Droen neu amin mantoeng. Hana kapike watee ka peugot, soe yang jak kuenoe? Nyoe kon binatang. Ka kabupaten bangai, dak meudeh gata yang di provinsi bek bangai le. Pajan tawoe tuema? (Jadi kamu setuju saja. Apa tidak kamu pikir waktu membuatnya, nanti siapa yang datang? Ini bukan hewan. Sudah kabupaten bodoh, seharusnya kamu yang dari provinsi jangan lagi bodoh. Jadi kapan pulang?).

Yuwaldi: Lusa pak (Lusa Pak).

Irwandi: Nyan watee kawoe, ka meurumpok dinas terkait, meupakat ubah fungsi terminal nyoe. Jeut keu rumoh sikula atawa rumoh saket. (Waktu kamu pulang nanti, temui dinas terkait. Bicarakan untuk ubah fungsi terminal ini. Bisa jadi rumah sekolah atau rumah sakit).

Yuwaldi: Jeut pak (Baik pak).

Titt... Telepon putus.

“Bandum hana yang bereh aneuk buah muesaboh pih (Tak ada yang beres anak buah satu pun),” gumam Irwandi sambil berlalu. Malam terus beranjak, Irwandi kembali memacu Rubicon-nya menuju Subulussalam. (ansari)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved