APBA 2013 belum Adil
Alokasi anggaran pemberdayaan ekonomi rakyat (PER) dalam APBA 2013 dirasakan belum adil sehingga rawan memicu protes masyarakat
Diakui Umuruddin, keterwakilan orang dari wilayah tengah Aceh di DPRA masih sedikit atau paling banyak tujuh orang dari 69 anggota DPRA. Tapi, kata Umuruddin, hendaknya kepala SKPA setelah mendapat pagu anggaran dari Bappeda, bagilah anggaran berdasarkan kebutuhan yang mendesak dan proporsional di tiga wilayah Aceh, yaitu timur-utara, barat-selatan, dan wilayah tengah.
“Jangan seperti yang terjadi selama ini. Karena jumlah anggota DPRA dari wilayah timur-utara dan barat-selatan Aceh cukup banyak, begitu juga yang jadi pejabat eselon II, maka alokasi anggaran untuk kedua wilayah itu juga besar. Sedangkan untuk wilayah tengah harus menunggu sisa anggaran atau menunggu protes dan marah-marah dulu, baru diberikan,” ujarnya.
Baik Umuruddin maupun rekannya Aminuddin sependapat, tuntutan sekelompok masyarakat dari wilayah tengah yang minta pemekaran provinsi Aceh dipicu oleh ketidakpuasan mereka atas pembagian anggaran pembangunan dari sumber APBA yang tidak proporsional. “Mereka tidak meminta yang banyak, tapi berikanlah yang sepantasnya untuk mempercepat pemberdayaan ekonomi agar bisa ke luar dari jerat kemiskinan,” demikian Umuruddin.(her)