Jumat, 15 Mei 2026

KAI

Bagaimana Gambaran Pedih dan Sakitnya Azab Neraka?

Dalam banyak ayat dan hadis, kita disuruh menjaga diri dari api neraka. Malah tidak hanya diri, tapi juga keluarga dan kerabat kita

Tayang:
Editor: bakri

Diasuh Oleh: Prof. Dr. Tgk. H. Muslim Ibrahim, MA.

Pertanyaan:
Teungku Pengasuh yang saya hormati,
Assalamualaikum wr wb.

Dalam banyak ayat dan hadis, kita disuruh menjaga diri dari api neraka. Malah tidak hanya diri, tapi juga keluarga dan kerabat kita, karena neraka adalah azab yang pedih dan sangat menakutkan.

Meskipun demikian, kalau kita perhatikan dengan saksama, banyak manusia sekarang seakan berlomba-lomba masuk neraka, dengan bermacam cara; cara menipu; cacimaki, korupsi, pembunuhan, minum khamar, ganja, judi, zina dan kejahatan-kejahatan lainnya. Mengapa demikian? Mungkin karena orang tidak sering dengar atau baca tentang neraka. Merekas sibuk dengan filsafat ini filsafat itu, teori ini, teori itu, akhirnya lupa akan neraka.

Karena itu, saya akan amat bersukacita, seandainya Teungku dapat menguraikan sedikit tentang neraka, agar dapat membuat kita lebih khusyuk dalam beribadat, lebih shalih dalam beramal dan lebih hati-hati dalam menjauhi yang tidak halal. Dan, untuk itu terlebih dulu saya ucapkan terima kasih.

Mazdar Hamdi
Aceh Tamiang

Jawaban:
Sdr Mazdar Hamdi, yth.
Waalaikumussalam wr wb.

Pertanyaan Sdr cukup menyentuh, karena neraka adalah penjara yang penuh dengan siksaan yang pedih, jurang amat dalam yang di dalamnya berkobar api yang menyala dan bergejolak. Panasnya 70 kali lipat dibandingkan panas api yang ada di dunia saat ini, sebagaimana sabda Nabi Muhammad saw: “Api yang biasa kalian nyalakan adalah satu bagian dari tujuh puluh bagian dari api Jahannam.” (HR. Bukhari)

Hawa paling panas yang ada di dunia ini tak lain adalah sedikit hembusan dari Neraka Jahannam. Sabda Nabi SAW: Tunggulah hingga agak dingin untuk shalat (Zhuhur), karena panas yang berlebihan adalah sebagian dari hembusan Jahannam.” (HR. Bukhari)

Berkata Ka’ab al-Akhbar: “Demi Dzat yang jiwa Ka’ab ada di tangan-Nya, andaikan engkau ada di ujung timur dan neraka ada di ujung barat, kemudian neraka itu disingkap, maka otak kalian akan ke luar meleleh dari kedua lubang hidung, karena panasnya yang dahsyat. Wahai manusia, apakah kalian merasa tentram dengan ini? Ataukah kalian akan mampu bersabar terhadapnya? Wahai manusia, berbuat taat kepada Allah lebih ringan bagi kalian dari pada menanggung siksa seperti ini, maka taatlah kalian semua kepada-Nya! (At-Tadzkirah fi ahwalil mauta wa umur al akhirah: 2/145).

Tentang luasnya neraka, Rasulullah saw bersabda: “Tahukah kalian apa ini? Kami semua menjawab: Allah dan Rasul-Nya yang mengetahui. Beliau bersabda: Ini adalah batu, jika dilemparkan ke dalam neraka sejak 70 tahun, maka ia masih melayang di neraka sampai saat ini (belum menyentuh dasarnya).” (HR. Muslim)

Api neraka meyiksa manusia sesuai dengan tingkat dosa yang diperbuat. Sabda Nabi saw: “Sebagian orang ada yang dilalap api neraka hingga kedua mata kakinya, sebagian lagi ada yang hingga kedua lututnya, sebagian lagi ada yang dilalap hingga pinggangnya dan ada juga yang disiksa hingga tengkuk lehernya.” (HR. Muslim)

Rasulullah saw juga bersabda: “Pada hari kiamat didatangkan penghuni neraka, yakni seorang yang ketika di dunia mendapatkan kenikmatan paling besar, kemudian ia dicelupkan ke dalam neraka sekali celupan lalu ditanya: Wahai anak Adam adakah engkau masih melihat karunia yang tersisa? Apakah kini engkau merasakan sedikit kenikmatan? Maka ia menjawab: Demi Allah tidak sama sekali wahai Rabb.” (HR. Muslim)

Di antara penghuni neraka adalah orang-orang musyrik, yang mensyarikatkan Allah. Allah Swt berfirman: “Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.” (QS. An-Nisa’: 48)

Orang angkuh, sombong dan melampaui batas. Nabi saw bersabda tentang penghuni Neraka: “Maukah kalian aku beritahu penduduk neraka? (Yaitu) Setiap orang yang besar kepala, angkuh lagi sombong.” (HR. Al-Bukhari-Muslim)

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved