Serambi Kuliner
Pisang Sale dari Pase
KABUPATEN Aceh Utara dikenal dengan kejayaan Kerajaan Samudera Pasai
Tanpa Pengawet
RASA manis pada pisang sale itu sangat alami. Manisnya pas, tidak menggunakan gula atau pemanis lainnya. Selain itu, saya menyakini penganan ini sangat tradisional dan diproduksi secara tradisional pula. Tanpa bahan pengawet dan penyedap rasa.
Moehib Aifa | Perawat
Perbaiki Kemasan
KETIKA pertama kali saya memakan pisang sale, langsung menyukai penganan ini. Rasa pisangnya lembut, manis, dan lezat. Namun, kemasannya perlu diperbaiki. Selama ini, kemasan pisang sale itu selalu dalam plastik putih. Mengapa tidak dicoba dimasukkan dalam kotak atau kemasan lainnya, agar lebih menarik pembali dan kelihatan lebih elegan.
Rinjani Bahri | Karyawan Perbankan
RESEP
Bahan-bahan
* Pisang wak mentah 500 sisir (jumlahnya bisa disesuaikan)
* Air putih secukupnya
Cara Membuat
* Pisang wak dimasukkan ke dalam goni tebal untuk diperam. Tujuannya agar pisang ini segera matang.
* Setelah pisang matang lalu pisang itu dikupas.
* Setelah itu pisang dibersihkan dengan air secukupnya.
* Berikutnya pisang ditiriskan.
* Kemudian pisang diletakkan di atas tungku perapian selama dua hari selama 24 jam.
* Tungku perapian untuk pisang 500 sisir sekitar 1,5 meter x 6 meter. Ukuran tungku ini bisa disesuaikan dengan jumlah pisang yang diproduksi.
* Setelah pisang berwarna kecoklatan langsung diangkat dan bisa dinikmati.