Cerpen

Makam Bunga Bangkai

BUNGA itu berwarna ungu serupa roti tawar matang yang baru keluar dari pemanggangan

Editor: bakri

Orang-orang hanya menemukan lingkaran tanah segar di atas makam bekas bongkahan akar bunga bangkai. Makam tersebut terlihat bersih, tak ada ilalang yang tumbuh di atas maupun di sekelilingnya. Pohon jarak di bagian kepala dan kaki makam terlihat sudah terpangkas rapi. Dedaunan kering di atas makam juga sudah bersih. Padahal, selama ini makam Ayah Markam tak terawat sama sekali. Mungkin orang Dinas Perkebunan yang membersihkannya.

Warga kampung sebelah pulang dengan kecewa. Sepanjang perjalanan mereka sibuk menceritakan dampak buruk  tumbuhnya bunga bangkai bermata Dajjal itu. Mereka juga yakin akan terjadi sesuatu yang buruk bagi warga sekitar. “Bisa jadi, kampung kita juga terkena dampaknya.”

Sampai hari berganti minggu dan minggu berganti bulan, kejadian buruk yang dicemaskan warga tidak terbukti. Beberapa bulan kemudian warga kampung sudah melupakan bunga bangkai bermata satu itu kalau saja seorang anak kecil melaporkan telah melihat bunga bangkai lain di atas makam. Bukan hanya satu, bunga bangkai bermata satu itu tumbuh di atas semua makam, kecuali di atas makam Ayah Markam. Orang-orang berlarian ke makam untuk membuktikan kebenarannya. Dan ketika tiba di sana, mereka menyaksikan bunga bangkai berwarna ungu tumbuh di atas tanah kuburan. Warna dan bentuknya sama persis seperti bunga bangkai yang tumbuh di atas makam Ayah Markam. Lengkap dengan lingkaran putih serta sebuah noktah hitam di tengahnya yang menyerupai bola mata. Areal pemakaman itu seketika terlihat seperti taman bunga bangkai bermata Dajjal.

Lhok Seumawe,  Juli 2014

* Ayi Jufridar adalah penulis fiksi dan jurnalis. Sudah menerbitkan sejumlah novel dan kumpulan cerpen. Menetap di Lhok Seumawe.

Kunjungi juga :
www.serambinewstv.com | www.menatapaceh.com |
www.serambifm.com | www.prohaba.co |

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved