Bisnis Baru Geliga Landak
“Ada landak yang sudah berisi (batu-red), setelah disembelih hilang lagi
Hasil pantauan dan informasi yang dihimpun Serambi, ada puluhan warga di Kota Subulussalam yang membuat penangkaran landak. Sejumlah peternak membuat kandang landak dengan lantai dilapisi semen cor dengan beberapa bilik berukuran 2x2 meter persegi yang mampu menampung 6 hingga 8 ekor landak. Kebersihan kandang landak tersebut juga harus terjamin. Bahkan, kandang landak dilengkapi dengan parit dan closet pembuangan air dan kotoran. Pembersihan dilakukan setidaknya dua kali dalam sehari menggunakan air bersih.
“Kotoran dan urine landak tidak boleh menumpuk di lantai lantaran bisa membuat ternak mati,” ujar seorang peternak. Kecuali itu, setiap kandang juga dilengkapi penerangan secukupnya. Sementara untuk pakan biasanya berupa campuran serabut pohon kelapa muda dengan tepung kanji atau terigu serta ubi. Sedangkan pakan lainnya berupa buah kelapa sawit. Pakan bercampur serabut itu dilakukan hingga tiga dan empat bulan.
Setelah dipastikan berisi batu geliga landak akan dipisah atau dikarantina. Untuk mengetahui seekor landak telah berisi batu geliga bisa dengan cara dikusuk oleh seseorang yang ahli. Di tempat karantina itu landak mulai diberi pakan ubi dan air minum secukupnya agar batu geliga lebih cepat mengeras layaknya keramik. (lid/c39/sak/sar/rul)
Kunjungi juga :
www.serambinewstv.com | www.menatapaceh.com |
www.serambifm.com | www.prohaba.co |