Senin, 27 April 2026

Opini

Pentingnya ‘Tabayyun’

DI tengah pesatnya kemajuan teknologi informasi dewasa ini, satu persoalan yang sering menjadi biang munculnya

Editor: bakri

Meninggalkan salah satu waktu shalat, apalagi meninggalkannya berulang kali sudah cukup untuk menggolongkannya sebagai orang fasik yang tidak boleh diterima hadis darinya. Di antara sifat orang fasik yang lain adalah berbohong. Sedangkan yang dimaksud dengan marwah adalah orang yang berakhlak mulia seperti jujur dalam ucapannya dan terpelihara dari sifat tercela seperti mencaci-maki.

Oleh sebab itu, satu cara terbaik dalam menciptakan tatanan masyarakat yang aman dan damai adalah mengikuti tuntunan ajaran Islam, sesuai dengan ayat yang telah disebutkan di atas, yaitu berhati-hati dalam menerima sebuah informasi dengan meneliti apakah orang yang menyampaikan informasi itu adil sesuai dengan definisi yang telah disebutkan.

Sementara itu, jika seseorang tidak memiliki kemampuan meneliti dan tidak mengenal sosok penyampai informasi, maka cara terbaik adalah tidak menyebarkan berita tersebut sampai ia memastikan bahwa pembawa informasi itu adalah orang yang adil. Dalam kondisi seperti itu diam lebih baik baginya dari pada berucap, namun tidak benar. Wallahu a’lam bishshawab.

* Drs. H. Ibnu Sa’dan, M.Pd., Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Aceh. Email: ibnusa7dan@yahoo.com

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved