Bahasa Aceh untuk Indonesia
BAHASA Indonesia sebagai bahasa persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia termaktub
Tatkala bahasa Aceh mampu menjadi satu penyumbang terbesar untuk kosa kata bahasa Indonesia, tentu bahasa Aceh akan semakin lestari di masa akan datang. Tidak mustahil, bahasa Aceh bisa menjadi rujukan bahasa-bahasa lain di dunia dalam ranah penyerapan bahasa. Apalagi, bahasa Aceh memiliki kadar kosa kata yang relatif cukup. Contoh, untuk mengatakan bau busuk saja, bahasa Aceh ada banyak: bè kh’ieng, bè khôp, bè chue’ng, bè cingèh, bè anyi, dan lain-lain. Bandingkan dengan kosa kata bahasa Indonesia tatkala menyebut bau busuk, paling hanya beberapa saja.
Singkatnya, jika masa lalu orang Aceh berperan penting dalam memperkenalkan bahasa Melayu bansigom donya, kini saatnya bahasa Aceh dijadikan penyumbang kosa kata terhadap bahasa Indonesia atau bahasa Melayu di dunia. Semoga!
* Herman RN, menulis cerpen, esai, dan puisi. Email: hermanrn13@gmail.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/destinasi-wisata-halal_20160531_181940.jpg)