Satu Meriam Peninggalan Kerajaan Seuneuam Nagan Raya Hilang
Tersiar kabar adanya rencana penggalian oleh oknum untuk mengambil / mencuri meriam tersebut guna diperjualbelikan sebagai barang antik.
Penulis: Dedi Iskandar | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Dedi Iskandar | Nagan Raya
SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Prajurit TNI Kodim 0116 Nagan Raya bersama Koramil 06 Darul Makmur bersama masyarakat, memindahkan sebuah meriam.
Dinyakini meriam tersebut peninggalan Kerajaan Seuneuam (Ujong Raja) di Desa Kuala Pau, Pulo Kruet, Darul Makmur ke lokasi baru di Kuala Dhoe, kecamatan setempat.
Sedangkan satu meriam lagi sudah hilang dari tempat semula terdapat dua meriam.
Sebelum dipindahkan, meriam yang bernilai sejarah itu dilakukan pengecekan oleh ahli waris / keturunan / cucu Tuwanku Abdullah Raja Seuneuam (Ujong Raja).
Baca: Puasa pada Masa Kerajaan Aceh
Dandim 0116 Nagan Raya Letkol Kavaleri Moch Wahyudi SIP MTR (Han) kepada wartawan, Minggu (6/8/2017) siang mengatakan pemindahan meriam dilakukan karena saat ini tidak terawat.
Tersiar kabar adanya rencana penggalian oleh oknum untuk mengambil / mencuri meriam tersebut guna diperjualbelikan sebagai barang antik.
"Meriam tersebut sebelumnya pernah dilakukan pengecekan oleh petugas Koramil Darul Makmur sejumlah dua pucuk, saat ini hanya tersisa satu pucuk karena satu pucuk lagi sudah hilang," kata dandim.
Baca: Pemkab Nagan Gelar Seminar Sejarah Kerajaan
Semula, meriam ini direncanakan akan dipindahkan ke Makoramil 06 Darul Makmur untuk diamankan.
Namun hal itu tidak jadi dilaksanakan karena adanya permohonan dari ahli waris untuk bisa menyimpan sebagai warisan budaya dan keluarga, tuturnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/meriam-kerajaan-seuneuam_20170806_113731.jpg)