Opini
PGRI Milik Siapa?
HARI ini, 25 November 2017, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) kembali memperingati dan merayakan hari ulang
Terlalu naif bila tidak ada guru yang mampu mengurus organisasi guru. Yakinlah, banyak guru yang mampu. Masalahnya adalah karena selama tidak ada kerelaan, tidak kepercayaan dari para pejabat yang mengurus guru untuk memberikan kepercayaan itu kepada guru. Ada baiknya dilihat kasus-kasus pola relasi antara para guru dengan pemimpin atau pengurus PGRI selama ini.
Disadari atau tidak, ketika PGRI dipegang oleh pejabat, banyak hambatan dan kendala yang dirasakan guru dalam menyampaikan aspirasi mereka. Satu kondisi buruknya adalah apabila ada pendapat guru yang berbeda, maka berhadapan dengan pejabat yang risikonya tinggi. Bisa saja gaji atau pangkat ditahan dan lain sebagainya.
Kondisi semacam ini jelas tidak bisa membuat para guru di negeri ini, bisa muncul sebagai dirinya dan sebagai guru yang harus diteladani. Tentu banyak hal lain yang bisa digali, namun tidak mungkin semua termuat dalam satu tulisan singkat ini. Mari kita mengambil pelajaran, membenah diri dan menjadi teladan bagi semua orang. Selamat Hari Guru Nasional!
* Tabrani Yunis, Guru dan Pemimpin Redaksi Majalah Potret. Email: ccde.aceh@gmail.com