Rabu, 20 Mei 2026

Jurnalisme Warga

FK USK untuk Semua Anak Aceh, Bolehkah?

Baliho yang mengucapkan Selamat  Sidang Terbuka Dalam Rangka  Milad Ke-44 Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK USK) masih terpancang

Tayang:
Editor: mufti
SERAMBINEWS/tambeh.wordpress.com
T.A. SAKTI, pencinta manuskrip dan sastra Aceh, melaporkan dari Gampong Mancang, Kecamatan Sakti, Pidie 

T.A. SAKTI, pencinta manuskrip dan sastra Aceh, melaporkan dari Gampong Mancang, Kecamatan Sakti, Pidie

Baliho yang mengucapkan Selamat  Sidang Terbuka Dalam Rangka  Milad Ke-44 Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK USK) masih terpancang  di pojok selatan halaman Fakultas Ekonomi dan Bisnis USK hingga hari Kamis, 7 Mei 2026. Ini berarti, peringatan milad ke-44 FK USK masih berlangsung yang dimulai sejak tanggal 1 April 2026.

Melihat papan pamflet itu mengingatkan saya akan hari peresmian FK USK 44 tahun lalu yang diresmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K)  Republik Indonesia waktu itu, Daoed Joesoef.

Peristiwa yang bersejarah itu berlangsung pada 2 September 1980, tepat pada Hari Pendidikan Daerah Istimewa Aceh. Di hari itu,  Daoed Yoesoef yang asal Aceh menandatangani naskah pendirian Fakultas Kedokteran di Universitas Syiah Kuala. 

Sebagai wartawan “freelance” yang tak punya kartu anggota, saya tak diberikan kesempatan naik ke tribun untuk menyaksikan acara yang berlangsung di lantai satu Gedung DPRD Aceh. Saya hanya duduk dan berjalan-jalan di teras lantai satu sambil mendengar sejumlah pidato para tokoh yang terlibat. Saat itu, saya masih mahasiswa.

Merindukan  FK USK

Sudah sekian lama rakyat Aceh menanti perwujudan fakultas kedokteran di “Jantung-Hati” mereka. Telah sama kita maklumi bahwa Darussalam adalah “Jantung Hati Rakyat Aceh”. Namun, apa yang dirindukan tak kunjung tiba. Ibarat menunggu buah ara dihanyutkan air (lagei tapreh boh ara anyot).

Para pemimpin daerah ini tidak pernah diam dari usaha-usaha ke arah pendirian fakultas kedokteran di Kopelma Darussalam.

Bibit unggul

Cita-cta memiliki fakultas kedokteran sebenarnya sudah cukup lama dikandung oleh rakyat Aceh, yaitu  di saat Universitas Syiah Kuala pertama kali didirikan. Kalau boleh kita katakan tiga keistimewaan Aceh (agama, kebudayaan, dan pendidikan) tidak akan ada artinya tanpa pendidikan kedokteran bagi pendidikan yang diistimewakan itu.

Mengapa tidak? Bayangkanlah betapa pahitnya putra-putri Aceh yang ke luar daerah menuntut ilmu. Sekian yang pergi hanya segelintir yang kembali dengan selamat. Ini pun hanya putra-putri tertentu yang orang tuanya mampu membiayai sang anak hingga selesai.

Untuk mengikuti bagaimana riang-rianya rakyat Aceh masa itu, Tajuk Rencana Surat Kabar  ATJEH POST (1 Agustus 1979) menulis, ”Hati siapa tidak akan bangga sewaktu mendengar dan membaca pengumuman Nomor 01/BPFK-BNA/1979 yang datangnya dari  Badan Persiapan Fakultas Kedokteran Banda Aceh yang kemudian disambut oleh Rektor Unsyiah lewat pengumumannya Nomor 2408/FT/4/F-79 ayat B yang isinya menyatakan bahwa tahun akademi 1979 akan dibuka Fakultas Kedokteran yang direncanakan merupakan salah satu fakultas di bawah panji-panji Universitas Syiah Kuala.”

Tokoh-tokoh kita mengimbau universitas-universitas di Indonesia agar sudi  membantu jadi bidan untuk melahirkan sang bayi yang didambakan itu, yakni Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala.

Rupanya imbauan ini direstui oleh berbagai universitas di Indonesia.  Pernyataan dukungan dan ucapan selamat lahirnya fakultas kedokteran kita datang dari segenap pelosok tanah air. Ini terbukti dengan kunjungan sejumlah rektor dari beberapa perguruan tinggi di Indonesia ke Aceh. Sepuluh universitas membantu Unsyiah (saat itu belum disingkat USK, masih pakai akronim Unsyiah). Universitas-universitas tersebut ialah Universitas Sumatera Utara, Universitas Andalas, Universitas Sriwijaya, Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Diponegoro, Universitas Padjajaran, Univeeritas Sebelas Maret, dan Universitas Udayana,  Bali.

Fakultas Kedokteran USK, merupakan bibit unggul, karena ia hasil perkawinan dari sepuluh universiatas di Indonesia.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved