Luar Negeri

Demi Keamanan Negara, Papua Nugini Berani Tutup Facebook Selama Satu Bulan

Namun siapa sangka, Papua Nugini menjadi salah satu negara yang berani menutup media sosial paling berpengaruh di dunia.

Demi Keamanan Negara, Papua Nugini Berani Tutup Facebook Selama Satu Bulan

"Hal ini akan memungkinkan para pemilik akun asli dengan identitas nyata untuk menggunakan media sosial secara bertanggung jawab," ujarnya.

Sebenarnya, Papua Nugini bukanlah negara pertama yang melarang Facebook beroperasi di negaranya.

Sebelumnya ada China, Iran dan Korea Utara yang memberlakukan pembatasan media sosial untuk tujuan penyensoran dan kontrol pemerintah yang lebih besar atas komunikasi internet.

Baca: Ngaku Gegabah Soal E-KTP Berceceran di Jalan, Tjahjo Kumolo Mohon Maaf di Depan Karni Ilyas

Baca: Ini Jadwal Penukaran Uang Pada 13 Bank di Halaman Islamic Center Lhokseumawe

 
Tapi Papua Nugini menajdi negara pertama yang menutup Facebook untuk jangka waktu tertentu guna penelitian.

Papua Nugini memutuskan untuk menutup Facebook karena berusaha menegakkan Undang-Undang Kejahatan Cyber ​​yang mulai berlaku pada tahun 2016.

Jika hasil dari penelitian menunjukkan Facebook tidak sesuai dengan Undang-undang Kejahatan Cyber ​, maka pemerintah kemungkinan akan menciptakan media sosial resmi yang lebih baik.

Baca: Misteri Kematian Wanita Simpanan Najib Razak Kembali Diungkit, Jasadnya Diledakkan

Baca: Lakukan Aksi Penyelamatan Anak, Spiderman Heroik dari Mali Ini Dapat Imbalan Tak Terduga

"Kami tidak bisa membiarkan penyalahgunaan Facebook berlanjut di negara ini," kata Basil.

"Jika perlu maka kami akan mengumpulkan pengembang aplikasi lokal kami untuk membuat situs media sosial yang lebih kondusif bagi Papua Nugini untuk berkomunikasi di dalam dan luar negeri," lanjutnya.

Namun demikian hingga berita ini diturunkan, pihak facebook belum memberikan komentar terkait rencana Papua Nugini tersebut.(*)

Baca: Ketua Komisi A DPRK Subulussalam Menyatakan tak Masalah Komisioner KIP Dilantik di Jakarta

Baca: Kisah Santri yang Lawan Begal, Sempat Jadi Tersangka Sehari Lalu dan Kini Berstatus Saksi

Editor: faisal
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved