Walau Berukuran Sangat Kecil, Tardigrada Jadi Hewan Superkuat yang Tak Mempan oleh Paparan Nuklir
Meskipun Anda tidak bisa melihat keberadaan hewan itu di atas piring, bukan berarti lumpur sungai itu tidak mengandung tardigrada.
Dengan daya tahan tubuh superhebat itu, wajar bila tardigrada bisa ditemukan di mana-mana, termasuk di lingkungan di sekitar kita. Ia dapat ditemukan di sekitar rumah, di segumpal tanah di kebun, di endapan lumpur (kolam, sungai, atau laut), atau di lumut yang menempel di bebatuan di tempat lembap.
Meskipun ada di mana-mana, tardigrada tetap saja sulit dilihat karena ukurannya yang memang sangat kecil. Apalagi hewan ini juga sangat malas bergerak sehingga tidak bisa dibedakan dari butiran pasir, tanah, atau serpihan kecil sampah.
Baca: Majelis BAN-PT Sosisalisasikan SPME untuk 110 PTS di Aceh
Harus pakai mikroskop
Karena ukurannya sangat kecil, hewan ini sulit sekali dilihat dengan mata telanjang. Mau bukti? Silakan ambil sedikit tanah atau lumpur sungai. Letakkan di atas piring putih polos. Korek-korek tanah itu dan amati dengan teliti.
Kalau Anda bisa menemukan hewan ini dengan cepat, berarti Anda memiliki penglihatan yang sangat tajam.
Meskipun Anda tidak bisa melihat keberadaan hewan itu di atas piring, bukan berarti lumpur sungai itu tidak mengandung tardigrada.
Secara teoretis, hewan ini sangat mungkin hidup di dalam sampel lumpur yang Anda ambil itu karena memang ia bisa berada di mana-mana.
Untuk bisa menemukan hewan ini, sebetulnya ada beberapa teknik yang direkomendasikan oleh para zoologis. Tapi kebanyakan teknik-teknik ini melibatkan prosedur yang cukup rumit.
Agar tidak pusing, ikuti saja cara sederhana berikut ini. Pertama, sediakan mikroskop, gelas objek, dan pinset yang ujungnya runcing. Pinset ini bisa diganti dengan jarum. Ambil sedikit endapan lumpur di dasar sungai yang dangkal.
Buang airnya, ambil sedikit saja sampel lumpur tersebut, letakkan di atas gelas objek lalu ratakan sehingga membentuk lapisan yang tipis.
Taruh gelas objek tersebut di mikroskop dengan perbesaran rendah, misalnya 4 x 10. Amati dengan teliti. Jika Anda menemukan seekor tardigrada merayap di atas gelas objek, ambil hewan itu dengan ujung pinset yang runcing.
Baca: 5 Fakta Inti Bumi, Benarkah Inti Bumi Berongga? Seperti Apa Wujudnya?
Kalau sulit, Anda bisa menggunakan ujung jarum, lalu pindahkan tardigrada ke gelas objek yang baru. Tetesi dengan alkohol 40% supaya si tardigrada ini terbius dan Anda bisa mengamatinya dengan lebih mudah. Letakkan gelas objek kedua ini di mikroskop lalu amati dengan perbesaran tinggi, misalnya 10 x 10.
Selain dari lumpur sungai, Anda juga bisa mencari hewan ini di lumut yang banyak menempel di bebatuan atau tempat yang lembap.
Caranya, ambil sedikit lumut dan letakkan di atas gelas objek. Amati langsung di bawah lensa mikroskop dengan perbesaran 4 x 10. Jika beruntung, Anda bisa langsung melihat tardigrada yang bergerak perlahan-lahan di antara lumut-lumut itu.
Cara lainnya, letakkan sampel lumut itu di cawan petri. Rendam lumut itu dengan alkohol 70% selama dua jam supaya tardigrada terbius dan melepaskan cengkeramannya dari lumut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/tardigrada_20180707_190115.jpg)