Sepak Bola adalah Olahraga Paling Populer di Dunia, Siapa Nenek Moyang Permainan Bola?
permainan bola yanng dilakukan dalam sebuah tim sebenarnya kali pertama dilakukan oleh orang Amerika sekitar 3.000 tahun lalu.
SERAMBINEWS.COM - Sepak bola mungkin adalah olahraga paling populer di dunia.
Baik pertandingan lokal atau piala dunia seperti yang baru diselenggarakan di Rusia, olahraga tim ini sukses menjadi magnet bagi ratusan jutaan orang.
Tetapi, siapakah atau di manakah nenek moyang dari permainan yang menggabungkan lari, tendangan, dan kerja sama tim itu berasal?
Baca: Kembali Gairah Kota Menuju PKA di SKALA Coffee Pango
Baca: Deddy Corbuzier Beri Motivasi Para Atlet Asian Games 2018, Tapi Kritik Pemerintah Soal Hal Ini
Menurut catatan arkeologi, orang China adalah yang pertama menjadikan tendangan bola ke gawang sebagai olahraga di abad ke-3 SM, kemudian permainan ini dikenal secara global saat sepak bola dibentuk di Inggris pada abad ke-19.
Namun, permainan bola yanng dilakukan dalam sebuah tim sebenarnya kali pertama dilakukan oleh orang Amerika sekitar 3.000 tahun lalu.
"Ide olahraga tim muncul di Mesoamerika," kata Mary Miller, seorang profesor sejarah seni di Universitas Yale yang mempelajari olahraga dilansir National Geographic, Minggu (15/7/2018).
Baca: Bambang Soesatyo Kenalkan Mobil Listriknya Seharga Rp 1,8 M, Usul Menteri Ganti Mobil Listrik
Baca: Anda Penggemar Arsitektur? Ini 7 Gedung Modern dan Unik di Asia Tenggara yang Pantas Dikunjungi
Mesoamerika, wilayah sejarah yang terbentang dari Meksiko hingga Kosta Rika, memiliki perkembangan peradaban yang baik sebelum Columbus menemukan mereka.
3.000 tahun lalu, kawasan itu dihuni oleh suku bangsa Teotihuacanos, Aztec, dan Maya.
Meski dihuni oleh suku bangsa berbeda, Mesoamerika memiliki permainan bola yang sangat populer.
Jangan bayangkan bola yang mereka pakai sudah berupa bola karet seperti saat ini.
Baca: Calon Anggota Komisioner KIP Aceh Jaya Ikut Fit And Proper Test
Baca: Hak Interpelasi tak Berlanjut ke Hak Angket, Ini Penyebabnya
Di masa lalu, mereka membuat bola dengan zat yang berasal dari resin pohon. Untuk ukuran bola, bobotnya sangat berat.
"Mungkin inilah awal mula perkembangan bola karet yang terbentuk sejak ribuan tahun lalu. Bola yang mereka buat berongga dan beratnya lebih dari tujuh kilogram," terang Miller.
Selain bentuk bola yang berbeda, aturan mainnya pun tidak sama dengan sekarang.
Baca: Bacaleg di Lhokseumawe Mulai Ikuti Uji Baca Alquran
Baca: Ini Hal yang Dinilai untuk Uji Baca Alquran bagi Bacaleg di Lhokseumawe
Di masa lalu, sebuah tim harus menggerakkan bola dengan menggunakan bagian tubuh tertentu, raket, atau kelelawar.
Nama permainannya pun beragam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pemain-timnas-perancis-kylian-mbappe-mencium-trofi-piala-dunia-2018_20180716_005545.jpg)