Breaking News:

OTT di Lapas Sukamiskin

Usai Diperiksa KPK, Inneke Koesherawati Menangis dan Cuma Ucapkan 2 Kata Sambil Menuju Mobil Alphard

Inneke diduga membantu suaminya Fahmi Darmawansyah untuk menyewa kamar dengan fasilitas lengkap di Lapas Sukamiskin Bandung.

Dok Pribadi/Instagram/kolase
Inneke Koesherawati 

Saat ini KPK masih mendalami peran Inneke dalam kasus ini.

Status Inneke saat ini masih menjadi saksi kasus bisnis kamar di Lapas Sukamiskin.

Baca: Tak Hanya Ada di Lapas Sukamiskin, Ini 5 Kasus Fasilitas Mewah di Dalam Penjara

Baca: Diperiksa KPK, Kalapas Sukamiskin Santai dan Tidak Terlihat Menyesali Perbuatannya

Baca: Napi di Lapas Sukamiskin Bayar hingga Rp 500 Juta untuk Fasilitas Mewah, Dirjen PAS Sebut Luar Biasa

KPK telah menetapkan empat tersangka. Di antaranya Kalapas Sukamiskin, Wahid Husen; narapidana kasus korupsi proyek Bakamla yang juga suami Inneke Koesherawati, Fahmi Darmawansyah; PNS Lapas Sukamiskin, Hendri Saputra; serta narapidana tahanan kasus pidana umum yang juga orang kepercayaan Fahmi, Andri Rahmat.

Wahid Husen diduga menerima suap berupa uang dan dua mobil dalam jabatannya sebagai Kalapas Sukamiskin sejak Maret 2018.

Uang dan mobil tersebut iduga berkaitan dengan pemberian fasilitas, izin luar biasa, yang‎ seharusnya tidak diberikan kepada diberikan kepada napi tertentu.

Suami Inneke, Fahmi Darmawansyah diduga memberikan suap kepada Wahid untuk mendapatkan fasilitas khusus di dalam sel atau kamar tahanannya.

Dalam video yang beredar viral tampak sel mewah yang ditempati Fahmi dengan fasilitas layaknya hotel.

Fahmi juga diberikan kekhususan untuk dapat mudah keluar-masuk Lapas Sukamiskin.

Baca: Panggung Taman Sari Seharga Hampir 1,9 Miliar Dikritik, Ini Penjelasan Dinas PUPR Kota Banda Aceh

Baca: Sosok Kontroversial Jefri Bolkiah, Gemar Foya-foya dan Hidup Dikelilingi Banyak Wanita

Baca: Hasil Lengkap Final Singapore Open 2018 - Ahsan/Hendra Persembahkan Satu Gelar Juara untuk Indonesia

Wakil Ketua KPK, Laode M Syarief menerangkan, penerimaan tersebut diduga diperantarai oleh orang terdekat Wahid dan Fahmi.

"Peneriman-penerimaan tersebut diduga dibantu dan diperantarai oleh orang-orang dekat keduanya yaitu AR (Andri Rahmat) dan HND (Hendy Saputra)," ujar Laode.

Halaman
123
Editor: Safriadi Syahbuddin
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved