Melihat Alquran Kayu Terbesar di Dunia, Begini Kisah di Balik Pembuatannya

Museum ini menarik pengunjung domestik maupun turis dari negara-negara seperti Turki, Arab Saudi, Irak, Malaysia, Singapura, AS, dan Kanada.

Melihat Alquran Kayu Terbesar di Dunia, Begini Kisah di Balik Pembuatannya
ANADOLU AGENCY/MUHAMMAD A.F
Alquran raksasa yang terbuat kayu di museum yang berlokasi di Jalan M Amin Fauzi, Soak Bujang, RT 03, RW 01, Kelurahan Gandus, Kecamatan Gandus, Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel). 

Ia memilih kayu tembesu sebagai material karena kuat, tahan lama, dan cukup populer di Sumatera bagian selatan sebagai bahan baku untuk ukiran atau furnitur.

Bangunan lima lantai yang menampung Quran besar-besaran dapat ditemukan di pesantren Al Ihsaniyah Gandus di Palembang, juga rumah sebuah museum yang memamerkan karya iman Shofwatillah.

Pada tahun 2011, Presiden Indonesia saat itu Susilo Bambang Yudhoyono, didampingi oleh delegasi Uni Parlementer negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (PUOIC), meresmikan Alquran kayu raksasa bersama dengan Al Quran Al Akbar Museum.

(Baca: Presiden DMDI Kunjungi Alquran Kuno)

Alquran raksasa yang terbuat kayu di museum yang berlokasi di Jalan M Amin Fauzi, Soak Bujang, RT 03, RW 01, Kelurahan Gandus, Kecamatan Gandus, Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel).
Alquran raksasa yang terbuat kayu di museum yang berlokasi di Jalan M Amin Fauzi, Soak Bujang, RT 03, RW 01, Kelurahan Gandus, Kecamatan Gandus, Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel). (ANADOLU AGENCY/MUHAMMAD A.F)

Objek Wisata

Menurut Shofwatillah, sejak 2012 satu juta pengunjung telah mengunjungi museum.

Museum ini menarik pengunjung domestik maupun turis dari negara-negara seperti Turki, Arab Saudi, Irak, Malaysia, Singapura, AS, dan Kanada.

Shofwatillah juga mengatakan dia ingin membangun ruang bioskop untuk memutar film berita penjelasan tentang mukjizat Alquran.

Pengunjung Sarmin Gumay (76) mengatakan dia kagum dengan keindahan Alquran al Akbar, menambahkan bahwa dia telah mengunjungi museum beberapa kali.

Amira Luthfiah (16) datang dari Lampung ke Palembang - perjalanan hampir 300 kilometer (186 mil) - hanya untuk memuaskan rasa penasarannya.

"Ini benar-benar luar biasa," katanya.

Halaman
123
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved