Dulunya Sempat Disebut Hindia Belanda, Ternyata Beginilah Asal-usul Nama Indonesia
Lalu, orang-orang dari India menyebutnya Dwipantara, sementara orang-orang Arab menyebutnya Jaza'ir al-Jawi, atau kepulauan Jawa.
SERAMBINEWS.COM - Pernahkan Anda berpikir bagaimana Indonesia bisa mendapatkan namanya?
Mungkin sulit untuk dijelaskan, sebab nama suatu negara bukanlah hal sederhana yang bisa diperoleh dalam waktu singkat.
Kata tunggal 'Indonesia' telah menandakan jalan dan sejarah panjang yang rumit bagi bangsa ini.
Semua ini berkaitan dengan perjuangan untuk kemerdekaan, identitas nasional, dan politik yang menyatukan berbagai ras dari seluruh wilayah dalam satu identitas bernama 'Indonesia'.
Sebelum membahas bagaimana Indonesia memperoleh namanya, jauh sebelum merdeka, banyak negara di dunia memanggil Indonesia dengan sebutan berbeda-beda.
Baca: Sepekan Berlibur, David Beckham dan Keluarganya Tinggalkan Pulau Sumba, NTT Dengan Jet Pribadi
Orang-orang Cina misalnya, mereka menyebut Indonesia dengan sebutan Nan-hai, yang berarti kepulauan Laut Selatan.
Lalu, orang-orang dari India menyebutnya Dwipantara, sementara orang-orang Arab menyebutnya Jaza'ir al-Jawi, atau kepulauan Jawa.
Nama-nama tersebut merujuk pada suatu wilayah dengan kepulauan yang terbentang jauh nan luas.
Lain pula dengan Eropa, mereka punya cara pandang sendiri dalam menyebut Indonesia.
Baca: Pria Ini Terjebak di Hutan Dua Minggu Karena Kena Perangkap Babi Hutan, Begini Cara Bertahan Hidup
Sebagai sebuah tanah yang eksotis dan membentuk satu etinitas, mereka menyebutnya 'Hindia', atau terkadang disebut dengan 'Hindia Timur'.
Seiring perkembangan zaman, studi tentang budaya dan etnis pribumi di tanah tersebut, telah memunculkan persepsi baru.
Pencarian nama negara, dari sebuah kepulauan yang terbentang luas adalah upaya ilmiah yang mulai digagas.
Para sarjana Eropa, telah mengajukan nama-nama yang berbeda di surat-surat peneliitian mereka.
Baca: Debat Bahasa Asing Siswa SMK Kurang Peminat
Sebagian besar nama yang diberikan berkisar pada gagasan 'Hindia' dan 'pulau' dalam bahasa atau kata-kata yang berbeda.
Setelah bolak-balik memberi nama berbeda, George Samuel Windsor Earl, seorang etnolog Inggris, yang pertama kali menciptakan istilah 'Indunesia' ia memperkenalkannya ke dalam wacana ilmiah pada tahun 1850.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pemko-subulussalam-kibarkan-bendera-merah-putih-raksasa-di-bukit-jongkong_20160805_123153.jpg)