Breaking News
Selasa, 21 April 2026

Fakta Kelam Kehidupan Anatoly Moskvin, Si Penjarah 750 Kuburan dan Kolektor Mayat

Moskvin disebut sebagai 'necropolyst' atau di Rusia lebih dikenal sebagai "The Lord of the Mummies" atau "Perfumer".

Editor: Fatimah
Vocally
Anatoly Moskvin, dan Koleksinya mayat gadis yang dijadikan boneka 

SERAMBINEWS.COM - Pada 2011 silam sebuah kasus mengerikan terungkap di Rusia di mana seorang pria bernama Anatoly Moskvin disebut sebagai kolektor mayat.

Hal itu terungkap setelah orangtua Moskvin mengunjungi apartemennya. Saat masuk, mereka melihat pemandangan yang memilukan.

Lalu, orangtuanya langsung melaporkan anaknya tersebut ke pihak berwajib. Dalam penyelidikan ditemukan 29 jenazah yang didandani layaknya boneka.

Tak hanya itu, dalam laporan resmi polisi juga mengungkapkan, mayat-mayat tersebut didapatkan Moskvin secara ilegal dengan menjarah lebih dari 750 kuburan.

Baca: Curhat Cak Munir tentang Maling yang Kembalikan Motornya Setelah Tahu Ia Pembela Rakyat Kecil

Hal unik dari kisah Moskvin ini adalah mayat-mayat yang ditemukan di dalam rumahnya semuanya di dandani layaknya boneka.

Terlebih mayat-mayat tersebut juga semuanya adalah perempuan yang berusia rata-rata 15-26 tahun saat mereka meninggal.

Lalu, apa yang mendasari tindakan dan perilaku aneh Moskvin?

Seperti dikutip dari Vocally, rupanya Moskvin bukanlah orang sembarangan dan ia melakukannya karena alasan tertentu. Dokter juga menyebut ada kelainan pada kejiwaanya.

Baca: Persiraja Unggul 1-0 Atas Persis Solo di Babak Pertama

Moskvin disebut sebagai 'necropolyst' atau di Rusia lebih dikenal sebagai "The Lord of the Mummies" atau "Perfumer".

"Sepanjang hidupnya dia terobsesi dengan berkeliling di sekitar ratusan kuburan, mempelajari dan mendokumentasikannya," ujar Alexei Yesin, editor surat kabar mingguan Necrologies kepada The Daily Beast pada 2011.

Diketahui Moskvin telah memiliki pengetahuan lebih tentang kuburan dan jenazah untuk mencari mayat dan menjadikannya boneka.

 
Menurut situs Rusia, motivasi Moskvin melakukan itu adalah fakta bahwa ia tidak memiliki anak sendiri, ia juga tidak diperbolehkan mengadopsi anak oleh kedua orangtuannya.

Baca: Gayo Alas Mountain International Fest 2018, Sastrawan Sumut Dipastikan Berpartisipasi

Sebagai pelampiasan, Moskvin melakukan ritual aneh, di mana ia membuat mumi-mumi dari gadis-gadis ini untuk membuatnya hidup lagi.

Dan secara sains ia terus mempelajari hal itu, bahkan ia menuduh orangtua gadis-gadis ini telah meningalkannya di udara yang dingin.

Sebelum dimumifikasi, Mosvin mengaku menempatkan kotak musik dan memutarkan lagu "beruang menikmati madunya-dalam bahasa Rusia".

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved