Selasa, 14 April 2026

Tokoh Simeulue Minta Dishub dan ASDP Serius Urus Jalur Laut, Pelayaran Tertunda Rugikan Warga

Rahmad Ardiansyah meminta agar kejadian pembatalan akibat keterbatasan BBM ini tidak perlu terulang lagi di masa mendatang.

Penulis: Sari Muliyasno | Editor: Zaenal
SERAMBINEWS.COM/SARI MULIYASNO
Sebanyak 20-an truk barang menunggu giliran menyeberang dari Simeulue ke daratan Aceh, Rabu (15/8/218). 

Laporan Sari Muliyasno | Simeulue

SERAMBINEWS.COM, SINABANG - Terganggunya pelayanan jalur penyeberangan laut Simeulue ke Meulaboh, beberapa hari terakhir sangat disayangkan oleh sejumlah pihak di wilayah kepulauan Simeulue.

Tokoh muda Simeulue, Rahmad Ardiansyah, meminta kepada pihak Dinas Perhubungan Simeulue maupun ASDP untuk proaktif dan lebih serius mengurus jalur laut, supaya tidak terjadi pembatalan secara tiba-tiba.

“Kalau faktor cuaca atau kerusakan mesin mungkin masih bisa kita maklumi. Tapi kalau alasan karena keterbatasan BBM, ini memalukan. Intinya pelayanan publik tidak boleh terganggu, jangan sampai masyarakat terlantar akibat kebijakan penundaan ini,” ungkap Rahmad Ardiansyah kepada Serambinews.com, Sabtu (8/9/2018).

(Kuota BBM Terbatas, Kapal Feri dari Simeulue Tujuan Meulaboh tak Berlayar)

(Info CPNS - Pemkab Simeulue Sudah Usul Sesuai Kebutuhan, Ini Penjelasan Sekda)

Ia mengatakan, terganggunya aktifitas pelayaran ini akan berdampak buruk terhadap ekonomi masyarakat di wilayah kepulauan ini.

“Bayangkan, sekali pembatalan saja bisa mengakibatkan kelangkaan barang dan kenaikan harga, akhirnya terjadi inflasi. Karena sampai saat ini 80% pangan Simeulue masih dipasok dari luar, termasuk juga barang kebutuhan pembangunan,” katanya.

(Rupiah Kian Lemah, Rakyat Kecil Ikut Rasakan Dampak)

Untuk itu ia meminta, agar kejadian pembatalan akibat keterbatasan BBM ini tidak perlu terulang lagi di masa mendatang.

Bila diperlukan, segera dibuat satuan kerja terpadu lintas instansi, dalam hal ini Dishub, ASDP, Syahbandar, dan Pertamina supaya sinergis menangani masalah transportasi.

Agar tidak ada lagi hambatan urusan transportasi di wilayah ini.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved