Luar Negeri
Uni Soviet Pernah Buat Tank Terbang, Ini 5 Tank Rusia yang tak Pernah Terlibat Pertempuran
Tank ini dirancang untuk menakut-nakuti musuh dan menyingkirkan segala rintangan yang menghalangi jalannya
SERAMBINEWS.COM - Dulu berbagai negara mencurahkan pikiran untuk membuat berbagai persenjataan tempur.
Tapi tampilannya cukup aneh hingga ada yang berhasil membuat lawan ketakutan hingga yang tak pernah terlibat dalam pertempuran.
Karena ketika terjadi sebuah pertempuran, segala cara dilakukan agar salah satu kelompok bisa menang.
Baca: Ini Daftar Gaji PNS yang Menggiurkan, Wajar Banyak Orang Ingin Ikut Penerimaan CPNS 2018
Baca: Gudang Milik ISIS Penuh Senjata Buatan Israel, Ditemukan Oleh Tentara Suriah
Salah satunya adalah dengan berinovasi membuat senjata terbaru untuk bisa menggempur pertahanan musuh.
Namun, dalam perjalanannya tak semua senjata bisa digunakan.
Biaya yang besar dalam pembuatannya, masalah teknis menjadi kendalanya.
Dilansir dari RBTH, berikut adalah lima tank di Rusia yang belum pernah diuji coba dalam pertempuran.
1. Tank Tsar
Tank ini dirancang untuk menakut-nakuti musuh dan menyingkirkan segala rintangan yang menghalangi jalannya.
Pada mulanya, tank Tsar digadang-gadang sebagai senjata super Rusia selama Perang Dunia I.
Kenyataannya, tank itu tak pernah digunakan dalam perang.
Baca: Pasien Sakit Jiwa Bakar Dokter Terkenal di Penang, Api Menyala di Tubuh Perawat yang Keluar Ruangan
Baca: Kenapa China dan Negara-negara Ini Tambah Senjata Nuklir? Padahal AS dan Rusia Menguranginya
Sejumlah kelemahan ditemukan ketika tank itu selesai pada 1915 dan menjalani serangkaian uji coba.
Meskipun roda-roda raksasanya mampu menghancurkan pohon seperti korek api, tank Tsar dapat dengan mudah terjebak dalam kubangan lumpur.
Roda-rodanya adalah titik kelemahannya. Senjata artileri musuh dapat dengan mudah menghancurkannya.
Proyek itu akhirnya ditinggalkan dan senjata ini dibiarkan sampai 1923.
Hingga akhirnya ia dipreteli untuk diambil besi-besi tuanya.
Baca: Ketika Erick Thohir dan Sandiaga Uno Berjumpa di Acara Pernikahan Anak Ketua DPR RI
Baca: Tentara AS Dikenal Manja dalam Bertempur, Untuk Operasikan Senjata Kini Dilengkapi Tangan Ketiga
2. Tank hovercraft
Pada 1930-an, para perancang persenjatan militer Soviet mencetuskan ide untuk menciptakan kendaraan tempur yang mampu melintasi gurun, lapisan es, salju tebal, sungai, dan rawa-rawa.
Mereka juga menyatakan bahwa kendaraan lapis baja tersebut dapat digunakan secara efisien di daerah berawa dan pasir, serta area dengan banyak danau dan sungai.
Baca: Inilah Boeing P-8 Poseidon, Pesawat Intai AS yang Paling Ditakuti Rusia-China
Baca: Iran Umumkan Rudal Balistik Generasi Terbaru, Bisa Hantam Target di Darat dan Laut
Sebuah tank amfibi apung dibuat berdasarkan pengembangan hovercraft pertama di dunia, L-1.
Hovercraft merupakan suatu kendaraan yang berjalan di atas tanah, air, atau rawa berkat bantalan udara.
Rencananya, tank itu akan memiliki panjang 10 meter, dikendalikan oleh dua awak, dan dipersenjatai dengan satu senapan mesin.
Insinyur berbakat Vladimir Levkov dipercaya untuk menyelesaikan program ini.
Namun, proyek itu ditinggalkan karena alasan yang tak jelas.
Pada saat yang sama, rencana untuk membuat kendaraan lapis baja apung pertama Soviet juga dibatalkan.
Ada informasi kalau program tersebut tak mendapat perhatian lebih dari pihak militer.
Baca: VIDEO - Ular Piton Raksasa Ditemukan Dengan Perut Kembung, Begitu Dibelah Ternyata Ini di Dalamnya
Baca: Rusia Datangkan 26 Kapal Perang Baru Untuk Perkuat Angkatan Laut, Dilengkapi Rudal Kalibr
3. Tank MAS-1
MAS-1 diproyeksikan untuk menjadi tank terbang pertama Soviet.
Dibuat berdasarkan tank kavaleri BT-7, MAS-1 memiliki lambung ramping dengan sayap lipat dan baling-baling.
Tank terbang ini hendak dipersenjatai dengan beberapa senapan mesin.
Baca: VIDEO - Rayakan Kemenangan di Liga Inggris, Pemain Liverpool Ini Pilih Bersihkan Masjid
Baca: Sistem Rudal S-500 Lebih Mengerikan, Turki Tawarkan Kerja Sama Produksi Dengan Rusia
Awaknya terdiri dari pengemudi dan komandan tank, yang juga bertugas sebagai penembak dan operator radio.
Karena membutuhkan biaya yang mahal, rencana ini dibatalkan pada 1937.
4. Tank A-40
Ketika Perang Dunia II berlangsung, konsep tank terbang kembali diupayakan.
Banyak negara mulai mengembangkan teknologi tank ini.
Bahkan, Soviet juga telah mengembangkan model tank jenis ini.
Baca: VIDEO – Heboh Wanita Berdarah di Leher Akibat Tusukan Harus Jalan Kaki 2 Km Untuk Cari Pertolongan
Baca: Rusia Segera Uji Coba Pesawat Pembom Terbaru, Dilengkapi Rudal Generasi Baru yang Mematikan
Bentuknya seperti tank dilengkapi sayap pesawat glider yang berfungsi untuk mengangkat badan tank ke udara.
Untuk menerbangkan tank ini, sebuah mesin tersendiri akan menariknya ke langit dan kemudian melepasnya sejauh 20 – 25 km dari titik tujuan.
Setelah mendarat, sayap tank itu akan terlepas dan barulah ia bisa bertempur.
Namun, uji coba tank ini berakhir gagal.
Sebuah mesin TB-3 untuk mengangkat tubuh tank ternyata tak mampu mengangkat tank terbang lebih tinggi.
Tank itu hanya terangkat hingga 40 meter, bahkan setelah beratnya dikurangi.
Karena tidak ada pesawat yang cukup kuat untuk mengangkat A-40, proyek itu akhirnya dibatalkan.
Baca: Sempat Dinyatakan Tewas, Tiba-tiba Pemimpin ISIS Kirim Pesan Suara, Begini Reaksi Koalisi Amerika
Baca: Tomahawk, Rudal Canggih Andalan AS Saat Serang Negara Lain, Pertama Digunakan Saat Perang Teluk
5. Tank Objek 279
Sekilas, tank Soviet ini lebih mirip UFO yang bertengger di atas dua pasang roda rantai.
Soviet menyebutnya dengan "Objek 279".
Proyek ini berguna untuk bertempur di medan lintas negara, tidak dapat diakses oleh tank konvensional, bertindak sebagai tank terobosan berat, dan jika perlu menahan gelombang kejut dari ledakan nuklir.
Baca: Misi Terakhir Penyamaran Kapten Hirath Al Sudani, Intel Ternama Irak yang Menyusup ke Basis ISIS
Baca: Salah Perkiraan, 5 Kejadian Ini Hampir Memicu Dunia Kiamat Karena Perang Nuklir
Bentuknya yang tak biasa mencegah tank ini berjungkir balik, misalnya, ketika diterpa gelombang kejut superkuat akibat ledakan nuklir.
Pengembang proyek ini adalah insinyur L Troyanov Objek 279 dilengkapi dengan mesin diesel 2DG-8M 1000 hp yang kuat, memungkinkan mencapai kecepatan 55 km / jam, dengan jarak aktif 300 kilometer dalam satu kali pengisian bahan bakar.
Selain itu juga memiliki sistem pemadam kebakaran otomatis dan sistem pendingin.(*)
Baca: Jet Tempur Siluman Israel Terdeteksi Radar di Gaza, Mengapa Bisa Terlacak?
Baca: 4 Fakta Punggye-ri, Situs Uji Coba Nuklir Korea Utara yang Misterius, Nomor 4 Risiko Radiasi
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: 5 Tank Rusia yang Tak "Mencicipi" Pertempuran, Apa Saja?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/tank-tanpa-awak-ural-9-buatan-rusia_20180507_234212.jpg)