Opini

Aceh Mengistimewakan Guru

GURU adalah profesi mulia. Perannya sangat menentukan kualitas generasi ini ke depan

Aceh Mengistimewakan Guru

Kedua, berikan beasiswa. Kepada guru-guru muda berprestasi, berikan kesempatan melanjutnya pendidikan yang lebih tinggi melalui beasiswa khusus guru. Banyak program beasiswa hari ini, namun penulis melihat hanya guru-guru di perkotaan dengan kualitas pendidikan yang baik saja yang mampu mengecap program seperti ini. Tidak dengan guru-guru di perkampungan.

Melalui program beasiswa merata, satu guru dari setiap sekolah baik di perkotaan maupun di perkampungan berhak mendapatkan tiket yang sama melanjutkan S-2 gratis setiap tahunnya atau per periode tertentu. Hal ini akan sangat mendulang percepatan perbaikan dan mutu pendidikan di Aceh.

Ketiga, mendapatkan prioritas jaminan kesejahteraan. Harus ada jaminan hari tua, pendidikan anak, kendaraan dan hal-hal yang dirasa kebutuhan mendasar jangka pendek maupun jangka panjang untuk guru. Aceh mesti menjadi pelopor kesejahteraan guru. Dengan begini, para guru di Aceh benar-benar mendapat tempat yang istimewa dengan segala kemuliaan yang ia miliki.

Kreatif dan inovatif
Selanjutnya, sebagai lembaga pemerintah, Dinas Pendidikan baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota harus menjadi “bintang” dalam mendorong kesejahteraan para guru. Kreatif dan inovatif dalam memberikan pelayanan jasa guru adalah bentuk dari aktualisasi mengistimewakan guru di bumi Serambi Mekkah ini.

Direktur Fasilitasi Dana Perimbangan dan Pinjaman Daerah, Mochamad Ardian Noervianto, menjelaskan, seluruh alokasi dana otsus dari Januari hingga Desember 2018 sebesar Rp 8 triliun (Serambinews.com, 7/7/2018).

Provinsi dan kabupaten/kota se Aceh pada tahun anggaran 2018 memperoleh alokasi dana transfer dan dana desa sebesar Rp 34 triliun lebih. Duit sebanyak ini bisalah dilebihkan untuk kesejahteraan guru dengan harapan Aceh menjadi pelopor mengistimewakan guru ke depan.

Pada akhirnya, mimpi menuju suatu bangsa besar, maju dan penuh peradaban, hanya akan terwujud jika generasinya sudah memiliki kualitas dan daya saing yang tinggi. Melalui kesejahteraan guru, kita berharap kualitas pendidikan bisa lebih baik lagi. Terkhusus untuk pemerintah Aceh.

Jika ketiga poin di atas mampu diaktualisasikan, maka Aceh kembali bersiap menjadi pelopor yang kemunginan akan kembali ditiru oleh pemerintah pusat. Teruslah Aceh menjadi pelopor dalam kebaikan. Selamat Hari Guru dan Selamat Milad PGRI!

* Sara Masroni, Mahasiswa Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry, Banda Aceh. Email: saramasroni @gmail.com

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved