Jumat, 10 April 2026

Mengenal ALS, Penyakit Penyebab Kreator 'SpongeBob Squarepants’ Meninggal Dunia

Sementara itu, otot jantung dan pencernaan luput dari serangan ini karena otot jantung tidak berada di bawah kendali saraf motorik.

Editor: Fatimah
theguardian.com
Stephen Hillenburg, pencipta serial kartun Nickelodeon megahit 

SERAMBINEWS.COM - Kabar duka datang dari salah satu serial kartun paling terkenal di dunia "SpongeBob SquarePants”.

Sang kreator dan pencipta karakter "SpongeBob SquarePants”, Stephen Hillenburg meninggal dunia pada hari Senin (26/11/2018).

Baca: Lion Air JT 610 Menukik dengan Kecepatan 700 Km/Jam, Sebelum Akhirnya Menghantam Laut

Hillenburg meninggal dunia di usia 57 tahun.

Dilansir dari theguardian.com pada Rabu (28/11/2018), penyebab kematiannya adalah ALS (Amyotrophic Lateral Sclerosis).

Baca: Hoaks Calon Jemaah Haji Khusus Diminta Lunasi Ongkos Naik Haji, Ini Faktanya

Diketahui Hillenburg telah didiagnosis ALS pada Maret tahun lalu.

"Kami sangat sedih dengan berita bahwa Steve Hillenburg telah meninggal dunia setelah berjuang melawan ALS," kata Nickelodeon dalam sebuah pernyataan.

“Dia adalah seorang teman yang sangat dicintai dan mitra kreatif lama untuk semua orang di Nickelodeon.”

Apa itu ALS?

Nama ALS sempat saat fisikawan terkenal Stephen Hawking meninggal dunia pada Rabu (14/3/2018).

Baca: KNKT Sebut Lion Air PK-LQP Sudah Tak Layak Terbang Sejak Penerbangan Denpasar-Jakarta

Sebab, fisikawan tersebut menderita ALS selama lebih dari 55 tahun.

Padahal umumnya, penyakit ini punya angka harapan hidup yang tipis.

ALS yang dikenal juga dengan penyakit Lou Gehrig merupakan penyakit neurodegeneratif progresif yang menyerang sel saraf di otak dan sumsum tulang belakang, khususnya saraf motorik.

Baca: China akan Bangun Pusat Koloni Kecerdasan Buatan di Bawah Laut, Pertama di Dunia

Penyakit tersebut memang akan membuat saraf pada otot motorik atau pergerakan mengalami penuaan dan terus memburuk hingga memicu kematian saraf.

Nah, ketika saraf motorik mati, kemampuan otak untuk mengontrol pergerakan otot akan hilang sehingga penyakit ini dapat menyebabkan kelumpuhan.

Baca: 49 Pasutri di Abdya Ikut Sidang Itsbat, Menikah Tahun Sejak 2006 tapi tidak Tercatat

Nama amyotrophic berasal dari bahasa Yunani, "a" berarti tidak, "myo" berarti otot, dan "trophic" berarti nutrisi, sehingga secara harfiah dapat diartikan "tidak ada nutrisi saraf".

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved