Dulu Mati-matian Dukung Jokowi Kini Pindah Haluan, Ferdinand Hutahaean Ungkap Alasannya

Hal tersebut ia jelaskan pada saat menghadiri acara Mata Najwa episode 'Barisan Para Mantan' Rabu (5/12/2018).

Editor: Amirullah
Twitter
Kadiv Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaen 

"Saya melihat betul, mencermati betul, bagaimana Pak Jokowi ini kesulitan menyusun kabinetnya karena banyaknya intervensi, ternyata kedaulatan itu tidak ada disana, itu yang membuat saya semakin ragu dan terus berjalan pemerintahan Pak Jokowi, awal-awal tahun itu pemerintahan semakin jauh dari cita rasa trisakti yang selalu disampaikan dan akhirnya saya melihat ini semakin melenceng," terangnya.

Keraguannya tersebut juga semakin memuncak pada saat 100 hari peringatan masa pemerintahan Jokowi.

"Saya semakin mulai kritis pada 100 hari pemerintahan beliau, ada diskusi publik saya diundang sebagai pembicara, saya memang menyatakan sikap pada waktu itu, saya agak ragu dengan Jokowi ini lama kelamaan."

"Dan sekarang terbukti memang, sekarang semua yang saya khawatirkan itu terjadi dan saya harus mengambil sikap politik untuk itu," tegas Ferdinand.

Baca: Beralih Dukungan dari Prabowo ke Jokowi, Dedi Mulyadi Ungkapkan Alasannya

Alasan yang disampaikan oleh Ferdinand juga mendapatkan tanggapan dari Kapitra Ampera, Calon Legislatif PDI Perjuangan.

Kapitra Ampera dan Ferdinand Hutahaean dalam Acara Mata Najwa episode 'Barisan Para Mantan' yang tayang Rabu (5/12/2018) (capture youtube akun Najwa Shihab)
Kapitra Ampera dan Ferdinand Hutahaean dalam Acara Mata Najwa episode 'Barisan Para Mantan' yang tayang Rabu (5/12/2018) (capture youtube akun Najwa Shihab) ()

 "Mungkin karena nggak masuk kabinet dia jadi kecewa, kan mulainya tadi dari penyusunan kabinet, tadi kan dari penyusunan kabinet mulai awal kekecewaan," sentil Kapitra.

Merasa hal yang disampaikan mantan pengacara Rizieq Shihab tersebut tidak benar, Ferdinand melontarkan pembelaannya.

"Pada saat penyusunan kabinet, saya sangat keras memprotes beliau, karena banyak orang-orang yang saya anggap tidak seharusnya ada di situ, ada."

"Masih ada pernyataan saya memprotes itu, karena Jokowi tunduk kepada pemodal untuk menyusun kabinet itu," lanjut Ferdinand.

Baca: Suryo Prabowo Angkat Bicara soal Insiden Penembakan di Papua: Tidak Semua Senang dengan Pembangunan

Terkait permsalahan yang disampaikan oleh Ferdinand terkait keraguannya pada Jokowi, ia lantas menegaskan jika saat ini dirinya tidak mempunyai harapan lagi pada Jokowi.

"Saya begini, dalam sebuah situasi seperti ini, tentu saya tidak punya harapan lagi kepada Pak Jokowi, saya harus melabuhkan harapan saya kepada sosok baru, kalau istilahnya berjudi, saya tidak mungkin meneruskan perjuadian yang sudah kalah, saya pindah lagi ke tempat yang baru."

"Pak Jokowi ini kan menurut saya sudah gagal, tidak ada harapan lagi disana, jadi saya harus berpindah ke harapan yang baru," pungkas Ferdinand.

Simak selengkapnya dalam video di bawah ini.

(TribunWow.com/Nila Irdayatun Naziha)

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Dulu Mati-matian Dukung Jokowi, Ferdinand Hutahaean Ungkap Alasannya Kini Pindah Haluan di Pilpres

Sumber: TribunWow.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved