Opini

Tol Aceh untuk Siapa?

JALAN tol sebagai satu program pembangunan unggulan pemerintah telah terbukti mempunyai dampak yang sangat besar

Tol Aceh untuk Siapa?
SERAMBINEWS.COM/KOLASE SERAMBINEWS.COM
Jalan tol Sigli-Banda Aceh dalam visual 

Di sini seharusnya pemerintah daerah harus berperan maksimal untuk meningkatkan dari masing-masing daerah yang dilewati jalur tol. Dengan keanekaragaman budaya dan makanan khas hingga potensi tempat wisata setiap daerah, diharapkan mampu menarik minat pengguna jalan tol untuk singgah dan berbelanja.

Pemerintah pusat harus memberi wewenang kepada pemerintah daerah dalam hal pengelolaan tempat peristirahatan (rest area) agar dampak negatif dari pembangunan jalan tol dapat ditekan. Rest area sangatlah penting keberadaannya bagi para pengguna jalan tol. Jika selama ini rest area dikelola oleh swasta, maka hanya yang memiliki modal besar sajalah yang mampu menyewanya. Akan tetapi apabila pemerintah daerah yang mengelolanya, maka pengelolaan lahan harus diprioritaskan untuk usaha rakyat kecil.

Setiap warga di masing-masing daerah berhak memasarkan produk unggulannya. Demikian pula dengan usaha makan minum, mereka harus disediakan lapak dengan harga sewa yang lebih murah. Penambahan gerai oleh-oleh baik makanan, minuman dan kerajinan akan menggeliatkan ekonomi kerakyatan, dengan demikian keberadaan jalan tol tidak hanya menguntungkan pemerintah dan pihak swasta saja, sehingga mampu untuk menyentuh ekonomi masyarakat secara luas sehingga tujuan untuk mengurangi ketimpangan akan tercapai.

Harus jeli
Pemerintah juga harus jelit melihat, apakah suatu daerah sudah sangat urgen adanya jalan tol, karena tidak semua daerah di Sumatera membutuhkan jalan tol. Aceh adalah salah satu dari daerah di sumatera yang tidak begitu membutuhkan jalan tol. Aceh dari dulu dikenal sebagai provinsi yang memiliki jalan penghubung antarkota/kabupaten yang lebar dan mulus layaknya jalan bebas hambatan dan juga lalu lintas di provinsi Aceh masih termasuk dalam kategori sepi, sehingga tidak begitu urgen pembangunan jalan tol dilakukan.

Sehingga dapat pembangunan jalan tol tersebut dapat dialokasikan ke banyak bidang lainnya, apalagi jika melihat angga pengangguran dan kemiskinan di aceh masih sangat tinggi seharusnya pemerintah dapat dengan bijak memanfaatkan dapat tersebut untuk hal tersebut. Selain lapangan kerja bidang kesehatan dan sektor pendidikan masih sangat dibutuhkan di Aceh guna melahirkan generasi Aceh yang cerdas.

Pembangunan infrastruktur yang bagus haruslah didasari dengan pembangunan sumber daya manusia yang bagus pula, maka tak heran banyak timbul pertanyaan di kalangan masyarakat; pentingkah Aceh punya jalan tol? Dan, jalan tol Aceh untuk siapa? Inilah pertanyaan yang harus dijawab oleh pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, jangan sampai pembangunan jalan tol akan berakibat pada semakin tingginya angka ketimpangan itu terjadi. Nah!

* Muammar, mahasiswa Magister Ilmu Hukum Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Jawa Timur. Email: yahya.muammar30@gmail.com

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved