Kamis, 28 Mei 2026

Arkeolog Temukan Artefak Mirip Senjata Kuno Hingga Ada Kuil Kuno di Situs Gunung Padang

Dalam pertemuan itu disebutkan bahwa kemungkinan besar ada sisa-sisa kuil kuno yang tersembunyi di bawah struktur piramida

Tayang:
Editor: Fatimah
Tribunnews.com
Gunung Padang 

SERAMBINEWS.COM - Pertemuan tahunan American Geophysican Union (AGU) pada Rabu (12/12/2018) kemarin memberikan hasil yang menjanjikan bagi pengungkapan misteri Gunung Padang yang selama ini menarik perhatian para arkeolog dunia.

Dalam pertemuan itu disebutkan bahwa kemungkinan besar ada sisa-sisa kuil kuno yang tersembunyi di bawah struktur piramida yang terkubur di bawah tanah selama ribuan tahun.

Baca: Balita Bisa Terlambat Bicara Bila Menghabiskan Lebih Banyak Waktu di Depan Televisi

Situs Gunung Padang yang berada di Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat ini ditemukan pada abad ke-19 yang ditandai dengan penemuan barisan pilar batu kuno.

Struktur bukitnya miring dengan bagian bawah berbentuk khusus yang bukan bagian dari lanskap alam.

Baca: Anak Konglomerat India Menikah, Undang Shah Rukh Khan, Hillary Clinton Hingga Beyonce

Melainkan berbatu dan diduga kuat merupakan struktur yang dibuat oleh manusia.

"Apa yang sebelumnya diperkirakan sebagai bangunan permukaan itu sebenarnya merupakan sebuah struktur yang sangat besar," jelas Andang Bachtiar, seorang ahli geologi independen dari Indonesia yang mengawasi pengeboran inti dan analisis tanah untuk proyek tersebut.

Sementara itu, Danny Hilman Natawidjaja, peneliti proyek dan ilmuwan senior dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia kepada Live Science mengatakan bahwa meskipun struktur itu disebut piramida, namun bentuknya berbeda dengan piramida lainnya yang dibangun oleh bangsa Maya yang berbentuk simetris.

Piramida di Gunung Padang ini memiliki struktur memanjang dengan bentuk setengah lingkaran di bagian depan.

"Ini kuil yang unik," katanya.

Baca: BREAKING NEWS - Jembatan Jamur Ujung Putus, Lintas Takengon-Bireuen Lumpuh Total

Untuk mengungkap sisa-sisa misteri yang belum terungkap, para peneliti melakukan berbagai macam teknik untuk melihat ke dalam tanah.

Termasuk di antaranya survei radar bawah tanah, tomografi sinar-X, pencitraan 2D dan 3D, pengeboran inti, dan penggalian.

Para peneliti kemudian secara bertahap menemukan adanya beberapa lapisan struktur yang sangat besar.

Baca: Kabar Jaswan Hilang Bikin Heboh Warga Babahrot, Tiba-tiba Pulang Sendiri tapi Warga Enggan Menjenguk

Lapisan ini tersebar di area seluas sekitar 150 ribu meter persegi.

Diperkirakan struktur itu sudah dibangun selama ribuan tahun lalu, ditandai dengan adanya periodisasi lapisan yang berbeda.

Misalkan di bagian paling atas ada pilar batuan basal yang membingkai teras langkah, dengan susunan kolom batu lainnya.

Baca: Sebelum Temukan Puluhan Kerangka Korban Tsunami, Pekerja Mimpi Didatangi Sosok Pencari Kutu

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved