Kupi Beungoh

Miliki Dana Otsus, Aceh Tetap Juara 1 Miskin, Kenapa?

Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, pada bulan Maret 2018 merilis jumlah penduduk miskin di Aceh bertambah 10 ribu jiwa

Miliki Dana Otsus, Aceh Tetap Juara 1 Miskin, Kenapa?
SERAMBINEWS.COM/Hand Over
Isni Radifa Ramli, Mahasiswa Jurusan PMI Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry. 

Korupsi seakan sudah menjadi budaya di Indonesia.

Akhir-akhir ini kita sedih mendapat kabar bahwa Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf bersama Bupati Bener Meriah, Ahmadi ditangkap dan sudah disidang oleh KPK.

Keduanya didakwa melakukan korupsi dana Otsus Aceh. Angkanya bombastis, mencapai Rp 1,5 triliun.

Ini belum lagi kita sebut ada anggota dewan (DPRA) yang diduga “menilep” dana Otsus untuk beasiswa anak-anak Aceh. 70 persen dari dana beasiswa itu masuk ke kantong pribadi sang dewan.

Sang legislator beruntung. Sepertinya kasus ini sudah mulai “dilupakan”. Tragis!

Bagaimana mungkin rakyat akan hidup makmur kalau para pejabatnya dan wakilnya di gedung dewan melakukan korupsi?

Kalau korupsi masih terjadi, maka rakyat akan tetap melarat.

Pantaslah angka kemiskinan tidak mau turun dari waktu ke waktu.

Baca: Pemkab Abdya Sediakan Beasiswa Kuliah ke Mesir, Berharap Bisa Lahirkan Puluhan Hafidz

2. Program tidak tepat sasaran

Penyebab kedua angka kemiskinan di Aceh tidak mau turun adalah karena program pembangunan tidak tepat sasaran.

Halaman
1234
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved