Kupi Beungoh

Miliki Dana Otsus, Aceh Tetap Juara 1 Miskin, Kenapa?

Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, pada bulan Maret 2018 merilis jumlah penduduk miskin di Aceh bertambah 10 ribu jiwa

Miliki Dana Otsus, Aceh Tetap Juara 1 Miskin, Kenapa?
SERAMBINEWS.COM/Hand Over
Isni Radifa Ramli, Mahasiswa Jurusan PMI Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry. 

Pada tahun 2018 angka kemiskinan Aceh masih berada pada 16,9 persen.

Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, pada bulan Maret 2018 merilis jumlah penduduk miskin di Aceh bertambah 10 ribu jiwa, dari 829 ribu jiwa pada bulan September 2017 lalu meningkat menjadi 839 ribu jiwa. (Lihat Tabloid Tabangun Aceh, edisi November 2018)

Dengan angka kemiskinan sebesar itu Aceh menempati juara pertama termiskin di Sumatera dan juara keenam di seluruh Indonesia. Duh!

Miskin dan Faqir

Ada dua istilah yang sangat familiar di kalangan masyarakat tentang orang yang tidak mampu dalam bidang ekonomi, yaitu fakir dan miskin.

Fakir adalah orang yang tidak punya harta sama sekali atau tidak mencukupi kebutuhan hidup.

Sedangkan miskin adalah orang yang tidak sanggup memenuhi kebutuhan ekonomi atau bisa dikatakan kekurangan uang dan barang untuk menjalani kelangsungan hidupnya. (Lihat Hasan Basri M. Nur dan Ahmad Zaki Huasini, Pemuda, Pengangguran, dan Life Skill, 2017).

Baca: Aceh Usul Rp 2 T untuk Kemiskinan

Baca: Kemiskinan Ganda

Ada beberapa penyebab Aceh tetap miskin walau memiliki dana Otsus. Antara lain yaitu:

1. Pejabat korup

Sudah menjadi rahasia umum banyak pejabat di Indonesia yang gemar melakukan korupsi. Para koruptor dalam pemerintahan bertabur sangat banyak, mulai pejabat eksekutif (Gubernur, Bupati, Kepala Dinas dan lain-lain), legislatif (DPR-RI, DPRA, DPRK), hingga yudikatif (pengadilan, hakim).

Halaman
1234
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved