Menkeu Sri Mulyani Akui Pembayaran Bunga Utang Pemerintah Terus Meningkat
Menteri Keuangan Sri Mulyani tak menampik, pembayaran bunga utang pemerintah memang terus meningkat
Angka pembayaran bunga utang pemerintah tersebut mencatat kenaikan 93,4% dari posisi di tahun 2014 lalu yang hanya sebesar Rp 133,44 triliun.
Baca: Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Melemah Terhadap Dollar Amerika Serikat
"Pembayaran bunga utang pada 2014 baru mencapai 7,5% dari total belanja negara dan 11,1% dari belanja pemerintah pusat. Tahun 2018, masing-masing naik menjadi 11,7% dan 17,9%," terang Faisal.
Faisal memperbandingkan kondisi ini dengan Amerika Serikat (AS) yang hanya mengalokasikan pembayaran bunga utangnya sebesar 7% dari belanja total pada tahun anggaran 2018.
Padahal rasio utang AS jauh lebih tinggi dari Indonesia yaitu sekitar 105% dari produk domestik bruto (PDB).
Baca: Program Beasiswa Bidikmisi 2019 Segera Dibuka, Berikut Syarat dan Tata Cara Daftarnya
Selain itu, Faisal juga mengkritisi pertumbuhan pembayaran bunga utang yang tak sejalan dengan pertumbuhan belanja modal.
Belanja modal pemerintah di periode 2014-2018 hanya tumbuh 25,5%.
"Belanja untuk pembayaran bunga utang lah yang tumbuh paling tinggi, lebih dari tiga setengah kali pertumbuhan belanja modal," tuturnya.(*)
Baca: Batalkan Proyek Rp 281 Triliun yang Dibiayai China, Mahathir: Malaysia Bisa Miskin Bila Diteruskan
Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Sri Mulyani tak menampik pembayaran bunga utang pemerintah memang terus meningkat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/menkeu-sri-mulyani.jpg)