Didirikan Mantan Preman, Beginilah Keindahan Pondok Pesantren Berbalur Budaya Tionghoa

Budaya Tiongkok sangat kental di pesantren ini. Terlihat dari bentuk bangunan menyerupai kuil, lengkap dengan segala ornamennya.

TRIBUNNEWS.COM/ILHAM RIAN PRATAMA
Namanya At Taibin, pondok pesantren yang terletak di Kampung Bulak Rata, Pondok Rajeg, Cibinong, Kabupaten Bogor ini memiliki nuansa yang berbeda dengan pesantren pada umumnya. Ada Masjid bernama Tan Kok Liong yang berada pada area pesantren ini juga memiliki arsitektur yang unik. Dua bangunan ini didirikan Anton Medan. 

Pada 2004, usaha sablon dari pesantren Cisarua ini mendapatkan keuntungan yang cukup besar, sehingga berniat mendirikan pesantren At Taibin yang sudah lama dimimpi-mimpikan.

Baca: Jawab Pertanyaan Yang Gaji Kamu Siapa? Ustadz Abdul Somad Bersuara Keras & Lantang

Tutur Chunk, satu tahun kemudian, ketika pesantren At Taibin selesai dibangun, saat itu juga langsung dibuka pendaftaran.

Ia menambahkan kalau pesantren ini bekerja sama dengan Dinas Pendidikan, sehingga statusnya sama dengan sekolah negeri.

Masjid bernama Tan Kok Liong yang berada pada area pesantren ini juga memiliki arsitektur yang unik.

Masjid berarsitektur klenteng ini dibangun pada 2005 setelah pondok pesantren At Taibin selesai dibangun.

Idenya muncul saat Anton menyimak berita kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke China pada 2004.

Anton, kata Chunk, yang memang berdarah Tionghoa itu akhirnya bertekad bulat membangun Masjid Tan Kok Liong dengan biaya sekira Rp2 miliar.

Sebelum dibangun, Anton sempat riset dari sejumlah referensi arsitektur China. Dan akhirnya menemukan gambar dan desain istana-istana yakni Istana Dinasti Ming, Ching, dan Hang. 

"Pak Anton mengadopsi bentuk arsitektur dinasti Ching dan saya sendiri yang mendesain sekaligus menjadi arsiteknya," ungkapnya.

Baca: Angelina Jolie Kunjungi Pengungsi Rohingya di Bangladesh

Lazimnya, masjid bergaya arsitektur klenteng berciri khas dominasi warna merah dengan sentuhan nuansa kuning dan hijau.

Halaman
1234
Editor: Amirullah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved