Jumat, 10 April 2026

Terorisme di Selandia Baru

Demo di Simpang Lima, Warga Aceh Kutuk Aksi Teroris di Selandia Baru

Elemen masyarakat Aceh yang tergabung dalam beberapa lembaga menggelar aksi keprihatinan terhadap aksi terorisme di Selandia Baru

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Zaenal
SERAMBINEWS.COM/MASRIZAL
Elemen masyarakat Aceh menggelar aksi keprihatinan di Bundaran Simpang Lima Banda Aceh, Sabtu (16/3/2019). Mereka menuntut teroris yang beraksi di dua masjid di Selandia Baru dihukum mati. 

Demo di Simpang Lima, Warga Aceh Kutuk Aksi Teroris di Selandia Baru

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Aksi teroris yang menembak secara brutal jamaah shalat Jumat (15/3/2019) di dua masjid di kota Christchurch, Selandia Baru, menimbulkan keprihatinan dan reaksi di berbagai belahan dunia.

Di Aceh, elemen masyarakat Aceh yang tergabung dalam beberapa lembaga, Sabtu (16/3/2019) hari ini menggelar aksi keprihatinan sekaligus solidaritas terhadap korban yang syahid dan luka-luka dalam insiden tersebut.

Aksi demonstrasi damai ini berlangsung di Bundaran Simpang Lima, Kota Banda Aceh.

Dalam aksi itu, massa mengecam tindakan penembakan tersebut.

"Kita menuntut kafir laknatullah tersebut dihukum mati," kata salah satu orator.

Orator lain menyatakan bahwa sebenarnya teroris bukanlah dari umat Islam melainkan oleh kafir.

"Mari kita semua generasi muda Aceh untuk bersikap atas kejadian ini," teriaknya.

Baca: Bertuliskan Pengungsi Selamat Datang di Neraka di Senjata Tipe AR 15 Milik Brenton Tarrant

Baca: Terkait OTT KPK di Sidoarjo, Ada 12 Orang yang Dibawa Bersama Romahurmuziy ke Jakarta, Ini Daftarnya

Diberitakan sebelumnya, aksi teroris yang menelan puluhan korban terjadi dua masjid di kota Christchurch, Selandia Baru.

Dua masjid itu adalah masjid An Noor dan masjid Linwood yang masih berada di daerah Christchurch.

Penembakan terjadi pada Jumat (15/3/2019) siang waktu setempat.

Penembakan ini ini terjadi bertepatan dengan waktu menjelang salat Jumat sehingga saat kejadian berlangsung, masjid dalam keadaan ramai.

Tiba-tiba saja segerombolan orang bersenjata api memasuki masjid dan mulai menembak dengan brutal pada para jemaah yang ada di dalamnya.

Bahkan, aksi ini juga sempat disiarkan secara live (langsung) di Facebook.

Diseret ke Pengadilan

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved