Haba Dinkes Aceh

Dinkes Buka Klinik Pemeriksaan HIV/AIDS Gratis

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Subulussalam membuka klinik konseling dan pemeriksaan penyakit Human Immunodeficiency Virus (HIV)

Dinkes Buka Klinik Pemeriksaan HIV/AIDS Gratis
HIV 

SUBULUSSALAM - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Subulussalam membuka klinik konseling dan pemeriksaan penyakit Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) secara gratis. “Siapa saja yang ingin periksa dini, kami membuka kliniknya. Nanti ada petugas yang siap turun ke lapangan,” kata Irhamni, Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Subulussalam pada acara sosialisasi pelayanan pencegahan dan penanggulangan penyakit menular HIV/AIDS, Kamis (11/4), di Hotel Khairulsyah Subulussalam.

Irhamni menjelaskan, pemeriksaan ini dilakukan secara gratis dan identitas pasien akan dirahasiakan. Selain itu, Dinkes Subulussalam juga memberikan uang saku kepada setiap warga yang bersedia mengecek darahnya ke petugas. “Target awal, bisa diperiksa sebanyak 300-an orang selama tujuh hari kerja,” sebutnya.

Ia menyebutkan, lokasi pemeriksaan darah itu mencakup seluruh kecamatan yang ada di Kota Subulussalam, yakni Simpang Kiri, Sultan Daulat, Penanggalan, Longkib, dan Rundeng. Sasaran utama sementara ini adalah rumah kecantikan atau salon, tukang pangkas, dan kalangan sopir. “Bagi warga yang malu atau segan, Dinkes Subulussalam membuka ruang klinik di Puskesmas Penanggalan. Mereka yang berisiko terjangkit HIV/AIDS bisa melakukan tes di puskesmas itu, Selain tes, juga diberikan layanan konseling dan obat-obatan,” ujarnya.

Irhamni menambahkan, upaya penanggulangan penyakit HIV/AIDS terus dilakukan pihaknya dengan menambah layanan tes dan konseling yang ada di puskesmas. Di Subulussalam saat ini terdapat tujuh lokasi pemeriksaan atau konseling, yakni di Puskesmas Penanggalan, Simpang Kiri, Bakal Buah, Jontor, Rundeng, Longkib, dan Sultan Daulat. “Dengan adanya layanan itu, maka akan mendekatkan pelayanan bagi penderita HIV/AIDS, khususnya di titik lokasi rawan penyakit tersebut,” pungkasnya.(lid)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved